Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Inggris, Prancis, dan Jerman Siap Ambil Langkah Defensif Hadapi Serangan Rudal Iran

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Inggris, Prancis, dan Jerman Siap Ambil Langkah Defensif Hadapi Serangan Rudal Iran
Foto: (Sumber : Orang-orang memegang bendera nasional Iran di depan Big Ben selama protes terhadap serangan AS-Israel terhadap Iran, di Parliament Square di pusat kota London, Inggris, Sabtu (28/2/2026). /ANTARA/Xinhua/Li Ying/am..)

Pantau - Para pemimpin Inggris Raya, Prancis, dan Jerman yang tergabung dalam kelompok E3 menyatakan kesiapan mengambil “langkah defensif (pertahanan) yang diperlukan dan proporsional” untuk melindungi kepentingan mereka serta sekutu di Timur Tengah menyusul dugaan serangan rudal Iran yang disebut bersifat tanpa pandang bulu, dalam pernyataan bersama di Brussels, Senin (2/3/2026) pukul 10.44 WIB.

Pernyataan itu disampaikan setelah meningkatnya ketegangan kawasan sejak Sabtu (28/2/2026) ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran.

Serangan tersebut dilaporkan menewaskan sejumlah pemimpin tinggi Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Teheran kemudian membalas dengan meluncurkan serangkaian serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, aset-aset Amerika Serikat, serta beberapa negara Teluk.

E3 Kecam Serangan dan Siap Bertindak

Dalam pernyataan bersama, ketiga negara menyebut bahwa “serangan sembrono” Iran membahayakan personel militer dan warga sipil di kawasan tersebut.

Mereka menyatakan, “Kami menyerukan kepada Iran untuk segera menghentikan serangan sembrono ini. Kami akan mengambil langkah untuk membela kepentingan kami dan sekutu kami di kawasan, termasuk dengan memungkinkan tindakan defensif yang diperlukan dan proporsional untuk menghancurkan kemampuan Iran dalam meluncurkan rudal dan drone dari sumbernya,” sebagaimana isi pernyataan tersebut.

Para pemimpin E3 juga menyatakan telah sepakat untuk bekerja sama secara erat dengan Amerika Serikat dan para sekutu regional dalam menangani situasi yang terus berkembang di Timur Tengah.

Ketegangan antara Iran dan negara-negara Barat pun meningkat seiring aksi saling serang yang memicu kekhawatiran eskalasi konflik lebih luas di kawasan strategis tersebut.

Penulis :
Ahmad Yusuf