Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Sekjen PBB Kembali Serukan Deeskalasi dan Penghentian Permusuhan di Timur Tengah

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Sekjen PBB Kembali Serukan Deeskalasi dan Penghentian Permusuhan di Timur Tengah
Foto: (Sumber : Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres. ANTARA/XINHUA.)

Pantau - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres kembali menegaskan seruannya untuk deeskalasi, penghentian permusuhan segera, serta perundingan dan dialog tulus di Timur Tengah sesuai Piagam PBB.

Juru bicara Sekjen PBB Stephane Dujarric menyampaikan, “Sejauh menyangkut situasi di lapangan, posisi yang disampaikan oleh Sekjen pada Sabtu (28/2) di Dewan Keamanan tetap sangat valid,” ujar Stephane Dujarric dalam taklimat harian.

Dujarric menambahkan, “Hal yang diperlukan saat ini di kawasan tersebut, lebih dari apa pun, adalah jalan keluar,” tutur Dujarric.

Komunikasi dengan Pemimpin Regional

Dalam sekitar 48 jam terakhir, Sekjen PBB telah berkomunikasi dengan sejumlah pemimpin regional termasuk Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani dan Menteri Luar Negeri Oman Sayyid Badr bin Hamad bin Hamood Albusaidi.

Dujarric menjelaskan, “Sekjen memuji Oman atas upayanya dalam memediasi perundingan damai serta menegaskan kembali kecamannya atas serangan terhadap Iran dan serangan Iran di negara-negara Teluk,” urainya.

Sekjen PBB juga mengadakan pembicaraan dengan para duta besar dari Dewan Kerja Sama Teluk guna mendorong upaya diplomasi.

Soroti Risiko Kemanusiaan

Seiring meningkatnya risiko dampak kemanusiaan, Sekjen PBB menyatakan kekhawatirannya atas bertambahnya korban sipil dan kehancuran infrastruktur sipil.

Dujarric menegaskan, “hukum humaniter internasional (menyatakan dengan) jelas -- warga sipil harus dilindungi setiap saat, dan infrastruktur sipil juga harus dilindungi.”

Penulis :
Ahmad Yusuf