Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Arab Saudi Pilih Jalur Diplomasi di Tengah Ketegangan Timur Tengah, Pastikan Persiapan Haji Tetap Lancar

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Arab Saudi Pilih Jalur Diplomasi di Tengah Ketegangan Timur Tengah, Pastikan Persiapan Haji Tetap Lancar
Foto: (Sumber : Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi (kedua kiri), berbicara dalam acara Buka Bersama dengan Insan Pers Indonesia, di Jakarta, Jumat malam (13/3/2026). (ANTARA/Katriana))

Pantau - Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Faisal bin Abdullah Al-Amudi menyatakan bahwa pemerintah Arab Saudi terus mengambil langkah diplomatik dan menahan diri di tengah ketegangan yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

Pernyataan tersebut disampaikan Faisal dalam acara buka bersama dengan insan pers Indonesia di Jakarta pada Jumat malam, 13 Maret 2026.

"Upaya-upaya diplomatik sedang dilakukan dan terus dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa dalam upaya meredakan ketegangan, pemerintah Arab Saudi berusaha menahan diri dan tidak melakukan serangan balasan terhadap Iran.

"Kami berprinsip untuk menahan diri. Kami berusaha untuk bisa diselesaikan secara tenang, secara damai," kata Faisal.

Saudi Tegaskan Wilayahnya Tidak Digunakan untuk Serangan

Faisal juga menegaskan bahwa sejak awal konflik, pemerintah Arab Saudi telah menyampaikan kepada Iran bahwa wilayah Saudi tidak diizinkan untuk digunakan sebagai tempat melancarkan serangan terhadap Iran.

Ia menjelaskan bahwa serangan pertama dalam konflik tersebut dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

"Kami tahu bahwa pertama serangan itu dilakukan oleh Amerika dan Israel terhadap Iran. Dalam poin ini atau dalam kesempatan ini, Pemerintah Saudi mengecam tindakan yang dilakukan oleh Israel," ujarnya.

Namun demikian, Iran tetap melancarkan serangan balasan ke negara-negara Teluk termasuk Arab Saudi.

Serangan tersebut menyasar sejumlah fasilitas publik serta fasilitas politik penting lainnya di kawasan Teluk.

Menurut Faisal, tindakan Iran tersebut bertentangan dengan prinsip bertetangga yang baik.

Ia juga menilai serangan tersebut bertentangan dengan hukum internasional serta prinsip-prinsip internasional yang dijunjung oleh masyarakat dunia.

Arab Saudi Upayakan Stabilitas Harga Minyak dan Pastikan Haji Aman

Di tengah ketidakstabilan harga minyak dunia akibat ketegangan di Timur Tengah, Arab Saudi menyatakan akan berupaya melakukan stabilisasi harga.

"Pada prinsipnya, tentu kami akan berusaha untuk menstabilkan harga tersebut, karena kami tahu bahwa perang pasti berdampak terhadap ekonomi ataupun terhadap energi," kata Faisal.

Terkait penyelenggaraan ibadah haji, Faisal menyampaikan bahwa seluruh persiapan berjalan lancar sesuai rencana.

"Insya Allah persiapan berjalan lancar, sesuai dengan rencana dan insya Allah tidak ada dampak apa pun," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kondisi Arab Saudi saat ini aman dan tenang.

Menurutnya pesawat-pesawat yang menuju Arab Saudi tetap akan mengangkut jamaah haji sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Karena itu pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat Indonesia untuk tidak khawatir mengenai pelaksanaan ibadah haji.

Pemerintah Saudi memastikan persiapan haji tetap berjalan sesuai rencana meskipun kawasan Timur Tengah sedang mengalami ketegangan.

Penulis :
Aditya Yohan