Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Kesepakatan TikTok di AS Berpotensi Hasilkan Rp169 Triliun bagi Pemerintah Trump

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kesepakatan TikTok di AS Berpotensi Hasilkan Rp169 Triliun bagi Pemerintah Trump
Foto: (Sumber : Ilustrasi - Aplikasi TikTok dengan latar bendera Amerika Serikat. (ANTARA/Anadolu).)

Pantau - Pemerintah Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump dilaporkan akan menerima total 10 miliar dolar AS atau sekitar Rp169 triliun dari kesepakatan yang memungkinkan TikTok tetap beroperasi di wilayah Amerika Serikat.

Informasi tersebut dilaporkan oleh The Wall Street Journal dan dikutip oleh Engadget.

Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa investor baru yang mengakuisisi saham pada entitas TikTok di Amerika Serikat telah membayar biaya sebesar 2,5 miliar dolar AS ketika kesepakatan ditutup pada Januari.

Nilai tersebut setara sekitar Rp42,2 triliun.

Kelompok investor tersebut akan terus melakukan pembayaran hingga totalnya mencapai 10 miliar dolar AS kepada pemerintah Amerika Serikat.

Konsorsium Investor Ambil Alih Saham TikTok

Konsorsium investor yang terlibat dalam kesepakatan tersebut meliputi perusahaan teknologi Oracle serta firma investasi Silver Lake dan MGX.

Para investor tersebut mengambil alih saham pada entitas TikTok di Amerika Serikat yang bernama TikTok USDS Joint Venture.

The Wall Street Journal sebelumnya juga melaporkan bahwa pemerintah Amerika Serikat akan menerima dana miliaran dolar karena perannya dalam memfasilitasi kesepakatan tersebut.

Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance sebelumnya menyebut entitas TikTok di Amerika Serikat memiliki valuasi sekitar 14 miliar dolar AS atau sekitar Rp237,4 triliun.

Kesepakatan Besar Pemerintahan Trump

Pemerintahan Trump sebelumnya juga terlibat dalam sejumlah kesepakatan besar dengan perusahaan teknologi dan industri di Amerika Serikat.

Pada tahun sebelumnya, pemerintah Amerika Serikat menginvestasikan sekitar 8,9 miliar dolar AS ke perusahaan semikonduktor Intel.

Dari investasi tersebut pemerintah memperoleh hampir 9 persen kepemilikan saham di perusahaan tersebut.

Selain itu, pemerintahan Trump juga menerima hadiah pesawat Boeing 747-8 dari pemerintah Qatar pada Mei tahun sebelumnya.

Hadiah tersebut disebut sebagai salah satu pemberian bernilai besar yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf