Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Menyatakan AS Tak Lagi Butuh Bantuan NATO untuk Amankan Selat Hormuz di Tengah Konflik Iran

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Trump Menyatakan AS Tak Lagi Butuh Bantuan NATO untuk Amankan Selat Hormuz di Tengah Konflik Iran
Foto: (Sumber : Arsip - Presiden AS Donald Trump. (ANTARA/Anadolu Ajansi/pri).)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa AS tidak lagi membutuhkan bantuan negara-negara NATO dalam pengamanan Selat Hormuz di tengah konflik dengan Iran pada Rabu, 18 Maret 2026 pukul 10:08 WIB.

Pernyataan Trump soal NATO

Trump mengungkapkan bahwa sebagian besar sekutu NATO tidak ingin terlibat dalam operasi militer melawan Iran.

"Amerika Serikat telah diberi tahu oleh sebagian besar sekutu kami di NATO bahwa mereka tak ingin terlibat dalam operasi militer kami melawan rezim Iran," ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan militer AS membuat bantuan NATO tidak lagi diperlukan.

"Karena keberhasilan militer yang telah kami capai, kami tidak lagi membutuhkan atau menginginkan bantuan negara-negara NATO — kami memang tak pernah membutuhkannya," ia mengungkapkan.

Sebelumnya, Trump sempat meminta sejumlah negara seperti China, Prancis, Jepang, Korea Selatan, Inggris, dan lainnya untuk mengirim kapal perang ke Selat Hormuz guna mengamankan jalur pelayaran penting bagi perdagangan minyak global.

Trump juga mengaku tidak yakin sekutu NATO akan membela Amerika Serikat, berbeda dengan komitmen yang selama ini diberikan AS terhadap aliansi tersebut.

Situasi Konflik dan Respons Internasional

Menteri Luar Negeri Kanada Anita Anand menyatakan negaranya tidak mengetahui adanya permintaan resmi dari AS terkait keterlibatan dalam operasi melawan Iran maupun menjaga kebebasan navigasi di Selat Hormuz.

Lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz hampir terhenti setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari yang menyebabkan korban jiwa dari kalangan warga sipil.

Iran kemudian melakukan serangan balasan terhadap Israel serta target militer AS di Timur Tengah sebagai respons atas serangan tersebut.

Perwakilan tetap Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani menyatakan bahwa Iran tidak berniat menutup Selat Hormuz.

Ia menegaskan bahwa negaranya memiliki hak untuk menjaga keamanan di jalur pelayaran tersebut.

Informasi ini bersumber dari Sputnik dan RIA Novosti dengan penerjemah Yoanita Hastryka Djohan serta editor Anton Santoso.

Penulis :
Aditya Yohan