
Pantau - Pemerintah Arab Saudi melalui Duta Besarnya untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi, mengecam keras serangan Iran terhadap Arab Saudi, negara-negara Teluk, serta sejumlah negara Arab dan Islam.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta pada Selasa (24/3) di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.
"Menegaskan kembali sikap pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang menolak dan mengecam tindakan terang-terangan Iran yang melakukan penyerangan terhadap Arab Saudi, negara-negara teluk lainnya, serta negara-negara Arab dan Islam sahabat," ungkapnya.
Ia menyebut serangan tersebut telah menimbulkan kerugian pada sektor sipil, korban jiwa, serta kerusakan infrastruktur dan dinilai melanggar hukum internasional.
Arab Saudi menilai tindakan Iran bertentangan dengan prinsip hubungan bertetangga yang baik serta mengancam stabilitas politik kawasan.
"Kami juga sekali lagi menegaskan penolakan dan kecaman atas dampak bahaya akibat serangan ini terhadap stabilitas politik kawasan, terutama yang mengarah kepada Kerajaan Arab Saudi," ujarnya.
Pemerintah Saudi menegaskan tetap mengedepankan pendekatan bijaksana dalam merespons situasi, namun tetap memiliki hak untuk membela diri.
Arab Saudi mendesak penghentian segera serangan sesuai Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 2718 yang didukung mayoritas negara anggota.
Selain itu, Dubes Faisal menyoroti dampak luas serangan terhadap persatuan umat Islam dan kondisi geopolitik global.
"Serangan-serangan ini juga berdampak negatif terhadap solidaritas dan persatuan umat Islam," katanya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebebasan navigasi di Selat Hormuz guna melindungi perdagangan global serta menjaga keamanan internasional.
- Penulis :
- Aditya Yohan








