Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Klaim Iran Ajukan Gencatan Senjata, Teheran Tegas Membantah Pernyataan Tersebut

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Trump Klaim Iran Ajukan Gencatan Senjata, Teheran Tegas Membantah Pernyataan Tersebut
Foto: (Sumber : Ilustrasi - Bendera negara Iran dan Amerika Serikat. ANTARA/Anadolu Ajansi/pri..)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim Iran telah meminta gencatan senjata, namun pemerintah Iran langsung membantah dan menyebut pernyataan itu tidak sesuai fakta.

Klaim tersebut disampaikan Trump melalui platform Truth Social pada Rabu (1/4) di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara.

"Presiden rezim baru Iran, yang tidak seradikal dan lebih cerdas dari pendahulunya, baru saja meminta gencatan senjata dengan Amerika Serikat," kata Trump.

Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat hanya akan mempertimbangkan permintaan tersebut jika Selat Hormuz dibuka sepenuhnya.

Iran Bantah Klaim dan Tegaskan Posisi

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeli Baqaei dengan tegas membantah klaim tersebut.

Ia menyatakan bahwa informasi mengenai permintaan gencatan senjata tidak sesuai dengan realitas yang terjadi.

Pernyataan ini mempertegas perbedaan narasi antara Washington dan Teheran terkait situasi konflik yang sedang berlangsung.

Isu Negosiasi dan Ketegangan Selat Hormuz

Di sisi lain, laporan media menyebut adanya pembahasan terkait kemungkinan gencatan senjata.

Pembahasan tersebut dikaitkan dengan upaya pembukaan kembali Selat Hormuz yang menjadi jalur vital perdagangan energi global.

Namun, belum ada kepastian apakah komunikasi dilakukan secara langsung atau melalui pihak perantara.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut komunikasi yang terjadi hanya sebatas pertukaran pesan terbatas, bukan negosiasi resmi.

Ketegangan antara kedua negara terus meningkat, dengan pernyataan keras dari kedua belah pihak terkait arah konflik ke depan.

Penulis :
Ahmad Yusuf