
Pantau - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan membahas perkembangan terbaru gencatan senjata di Iran bersama Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif melalui percakapan telepon, termasuk upaya menjaga stabilitas kawasan dan kelanjutan proses perdamaian.
Pembahasan Gencatan Senjata
Percakapan antara Erdogan dan Sharif menyoroti situasi terkini di Iran serta langkah-langkah yang perlu diambil selama masa gencatan senjata berlangsung.
Erdogan menyampaikan apresiasi kepada Sharif atas kontribusinya dalam proses tersebut dengan mengatakan, "Presiden Erdogan berterima kasih kepada Perdana Menteri Sharif atas perannya dalam proses gencatan senjata."
Ia juga menegaskan pentingnya memanfaatkan masa gencatan senjata selama dua minggu secara optimal.
"Presiden Erdogan menyatakan bahwa periode gencatan senjata selama dua minggu harus dimanfaatkan secara efektif, Dia juga menegaskan kembali bahwa Turki akan terus berkontribusi pada perdamaian dan stabilitas yang langgeng," ungkapnya.
Sharif dalam kesempatan yang sama turut menyampaikan terima kasih kepada Erdogan atas dukungan dan peran Turki dalam mendorong terciptanya perdamaian.
Peran Amerika Serikat dan Rencana Pembicaraan
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan telah menyetujui gencatan senjata bilateral selama dua minggu dengan Iran sebagai bagian dari upaya meredakan ketegangan.
Trump juga memastikan bahwa Iran telah sepakat untuk membuka Selat Hormuz sebagai jalur strategis perdagangan internasional.
Sementara itu, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengumumkan bahwa Teheran akan memulai pembicaraan dengan Amerika Serikat guna membahas langkah lanjutan.
Pembicaraan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat di Islamabad, ibu kota Pakistan, sebagai bagian dari upaya diplomatik untuk mencapai stabilitas jangka panjang.
- Penulis :
- Arian Mesa








