
Pantau - Sejumlah drone Ukraina menyerang pabrik etanol di wilayah Voronezh, Rusia, menurut laporan saluran Rusia di aplikasi Telegram, dikutip Senin (28/10/2024).
Gubernur Voronezh, Alexander Gusev mengungkapkan, serangan ini mengakibatkan dua orang terluka, kebakaran, hingga kerusakan terhadap dua perusahaan industri.
"Petugas pemadam kebakaran (damkar) berhasil memadamkan api di distrik Anninsky, di mana dua pekerja mengalami luka," ujarnya melalui aplikasi Telegram.
Baca juga: Xi Jinping Serukan Setop Perang di Ukraina dan Gaza
Sekitar 10 drone Ukraina hancur atau berhasil dihancurkan di wilayah itu pada Minggu (27/10/2024) malam waktu setempat, dan puing-puingnya merusak beberapa bangunan di distrik tersebut serta di distrik Novokhopersky.
Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia menyatakan hanya satu drone Ukraina yang dihancurkan di wilayah Voronezh dari total 21 drone yang berhasil dijatuhkan di wilayahnya semalam.
Ledakan terdengar di dekat pabrik etanol di desa Krasnoye di distrik Novokhopersky, menurut saluran berita Baza di Telegram, yang dekat dengan layanan keamanan Rusia, serta beberapa saluran berita lain di aplikasi tersebut.
Baca juga: Ribuan Warga Kupiansk Dievakuasi Imbas Gempuran Rusia
Saluran berita SHOT melaporkan kebakaran terjadi di sebuah penyulingan di desa Anna, distrik Anninsky. Video di media sosial menunjukkan kobaran api besar yang menerangi kegelapan.
Reuters berhasil mengonfirmasi lokasi gambar di media sosial itu berada di distrik Anninsky, wilayah Voronezh, namun tanggalnya tidak dapat diverifikasi. Reuters juga tidak dapat memverifikasi secara independen laporan kerusakan pada dua penyulingan.
Hingga kini, belum ada respons langsung dari Ukraina. Kyiv kerap menyatakan, serangan drone di dalam Rusia ditujukan untuk infrastruktur yang krusial bagi upaya perang Rusia, sebagai respons terhadap serangan berkelanjutan Moskow di wilayah Ukraina.
Sumber: Reuters
- Penulis :
- Khalied Malvino








