HOME  ⁄  Teknologi & Sains

Canton Fair 2026 Hadirkan Zona Drone Perdana dan Serbu Minat Pembeli Global

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Canton Fair 2026 Hadirkan Zona Drone Perdana dan Serbu Minat Pembeli Global
Foto: (Sumber : Seorang anak mengamati sebuah pesawat berteknologi lepas landas dan pendaratan vertikal listrik (electric vertical takeoff and landing/eVTOL) di Wuhan, Provinsi Hubei, China tengah, pada 24 Februari 2026. (ANTARA/Xinhua/Xiao Yijiu).)

Pantau - Pameran Impor dan Ekspor China atau Canton Fair edisi ke-139 resmi dibuka di Guangzhou pada 15 April 2026 dengan menghadirkan zona drone perdana yang langsung menyedot perhatian pembeli global.

Zona Drone Jadi Magnet Baru Pameran

Untuk pertama kalinya, Canton Fair menghadirkan dua zona khusus drone konsumen dan pertanian dengan lebih dari 20 perusahaan yang memamerkan teknologi mutakhir.

Zona ini menampilkan berbagai inovasi seperti drone industri, pertanian, pengangkutan berat, hingga sistem kendali penerbangan dan solusi terintegrasi.

Direktur Guangdong Yesheen Aviation Technology Co., Ltd., Ye Sheng, mengatakan, "Pesawat eVTOL berawak kami memiliki daya tahan 25 menit dan kecepatan jelajah 60 km/jam."

Ia menambahkan, "Pesawat ini sepenuhnya orisinal, dengan lebih dari 90 persen bahan dibuat di China."

Pesawat electric vertical takeoff and landing (eVTOL) tersebut dibanderol sekitar 400.000 yuan dengan kapasitas muatan 100 kg dan digunakan untuk penyelamatan hingga pariwisata.

Dalam tiga jam pertama pameran, perusahaan itu mencatat 50 hingga 60 pemesanan awal dari berbagai negara.

Pembeli Global Tertarik Teknologi Nirawak

Antusiasme pembeli internasional terlihat dari padatnya paviliun dan aktifnya negosiasi bisnis selama pameran berlangsung.

Pembeli asal Timur Tengah Eyal Yalik Nahum mengatakan, "Semua yang ada di sini luar biasa. Pameran ini layak dikunjungi setiap tahun untuk melihat inovasi terbaru."

Sementara itu, Khalid Elmanufi dari Sudan menyebut, "Ini sangat ideal untuk penjelajah dan penambang di wilayah terpencil tanpa akses jalan."

Selain eVTOL, helikopter nirawak listrik H15 juga menjadi sorotan dengan kemampuan terbang 60 menit dan membawa muatan hingga 6 kg.

Perwakilan perusahaan menyatakan, "Kami unggul dalam menyediakan solusi yang disesuaikan untuk berbagai pasar dan industri."

Pameran yang diikuti lebih dari 32.000 perusahaan ini dinilai sebagai barometer perdagangan luar negeri China sejak pertama kali digelar pada 1957.

Penulis :
Ahmad Yusuf