
Pantau - Mencuci pakaian tanpa mesin cuci mungkin terdengar merepotkan bagi sebagian orang, tetapi sebenarnya cara ini bisa menjadi solusi yang praktis dan efektif, terutama ketika mesin cuci sedang rusak atau ketika kamu ingin mencuci pakaian dalam jumlah kecil.
Selain itu, mencuci pakaian dengan tangan dapat membantu menjaga kualitas kain dan menghemat energi. Berikut adalah langkah-langkah cara mencuci pakaian tanpa mesin cuci yang mudah diikuti.
1. Persiapkan Semua Peralatan yang Dibutuhkan
Sebelum mulai mencuci, pastikan kamu telah menyiapkan semua peralatan yang diperlukan, seperti:
- Ember atau bak mandi untuk merendam pakaian.
- Sabun cuci tangan atau deterjen yang cocok untuk mencuci pakaian.
- Sikat lembut atau sikat gigi bekas untuk noda membandel.
- Air bersih untuk membilas.
- Pengering pakaian atau tali jemuran untuk menjemur pakaian.
Baca juga: Bakteri Jadi Numpuk, Ini Kesalahan dalam Mencuci Pakaian
2. Pilih Deterjen yang Tepat
Pemilihan deterjen adalah langkah penting saat mencuci pakaian tanpa mesin cuci. Pilih deterjen cair atau bubuk yang sesuai dengan jenis kain dan warna pakaian kamu. Untuk pakaian berwarna, gunakan deterjen yang diformulasikan khusus untuk menjaga warna pakaian agar tidak cepat luntur.
Jika kamu menggunakan sabun cuci tangan, pastikan sabun tersebut cukup kuat untuk menghilangkan noda dan kotoran pada pakaian.
3. Pisahkan Pakaian Berdasarkan Jenis dan Warna
Sebagai langkah pertama, pisahkan pakaian berdasarkan jenis dan warna. Ini penting untuk mencegah pakaian berwarna luntur dan menodai pakaian lainnya. Pakaian putih sebaiknya dipisahkan dari pakaian berwarna. Kamu juga bisa memisahkan pakaian yang terbuat dari kain yang lebih halus atau berbahan sensitif agar tidak rusak saat dicuci dengan cara manual.
4. Rendam Pakaian untuk Menghilangkan Noda
Setelah memisahkan pakaian, rendam pakaian yang kotor dalam ember atau bak mandi dengan air yang cukup untuk merendam seluruh pakaian. Tambahkan deterjen secukupnya ke dalam air dan aduk hingga sabun tercampur rata. Untuk noda yang lebih sulit, biarkan pakaian direndam selama 15-30 menit agar deterjen bekerja dengan maksimal.
Jika ada noda membandel, gunakan sikat lembut atau sikat gigi bekas untuk menggosok area tersebut secara perlahan. Hindari menggosok terlalu keras karena bisa merusak serat kain.
5. Mulai Mencuci Pakaian dengan Tangan
Setelah pakaian direndam dan noda dibersihkan, saatnya mencuci pakaian dengan tangan. Ambil satu potong pakaian, celupkan ke dalam air sabun, dan cuci dengan cara mengucek secara perlahan menggunakan kedua tangan. Pastikan untuk meremas pakaian dengan lembut agar kotoran dan sabun dapat terangkat dengan baik. Lakukan ini untuk setiap pakaian yang dicuci.
Untuk pakaian yang sangat kotor, kamu bisa melakukan proses pencucian lebih lama dengan meremas dan memutar pakaian untuk memastikan sabun menyebar dengan merata.
Baca juga: 4 Tips Mencuci Sepatu dengan Aman dan Benar untuk Keawetan yang Maksimal
6. Bilas dengan Air Bersih
Setelah pakaian selesai dicuci, langkah selanjutnya adalah membilasnya dengan air bersih untuk menghilangkan sabun atau deterjen yang tersisa. Kamu bisa melakukan pembilasan ini di bawah kran air mengalir atau dengan menggunakan air bersih yang sudah disiapkan dalam ember.
Untuk memastikan tidak ada sabun yang tertinggal, bilas pakaian beberapa kali hingga air bilasan terlihat jernih. Pastikan sabun hilang sepenuhnya untuk menghindari iritasi pada kulit setelah pakaian kering.
7. Peras Pakaian dengan Lembut
Setelah selesai dibilas, peras pakaian untuk menghilangkan sebagian besar air. Hindari memutar atau memeras pakaian terlalu keras karena dapat merusak serat kain, terutama pada pakaian berbahan halus. Cukup peras dengan lembut menggunakan kedua tangan agar pakaian tetap terjaga kualitasnya.
8. Jemur Pakaian dengan Cara yang Tepat
Setelah pakaian diperas, saatnya menjemur pakaian agar kering. Gunakan tali jemuran atau pengering pakaian untuk menjemur pakaian kamu. Pastikan untuk menggantung pakaian dengan rapi agar tidak ada bagian yang terlipat atau melipat, yang dapat menyebabkan bekas pada kain.
Jemurlah pakaian di tempat yang terkena sinar matahari langsung, karena sinar matahari membantu membunuh bakteri dan menjaga pakaian tetap segar. Jika kamu mencuci pakaian dalam cuaca yang hujan, pilih tempat yang berventilasi baik untuk mempercepat proses pengeringan.
Baca juga: Cara Mencuci Kaus Kaki Agar Tetap Awet dan Bersih
Kesimpulan
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu bisa mencuci pakaian tanpa mesin cuci dengan hasil yang optimal. Selain itu, metode ini juga lebih ramah lingkungan karena menghemat penggunaan energi dan air. Jangan ragu untuk mencobanya!
- Penulis :
- Nur Nasya Dalila








