
Pantau - MRT Jakarta bekerja sama dengan Yayasan Teman Hebat Berkarya menghadirkan drop box pakaian layak pakai di sejumlah stasiun sebagai bagian dari program “Menjahit Lemari” yang menggabungkan kepedulian lingkungan dan pemberdayaan disabilitas.
Donasi Pakaian Jadi Gerakan Sosial dan Lingkungan
Drop box tersedia di beberapa stasiun MRT, seperti Stasiun Bundaran HI, Bendungan Hilir, dan Lebak Bulus.
Pakaian yang disumbangkan akan disortir dan dikelola dalam tiga jalur:
Upcycle: Diolah menjadi karya kreatif oleh komunitas penyandang disabilitas.
Thrift sale: Dijual kembali untuk mendanai kegiatan sosial.
Distribusi: Disumbangkan ke masyarakat atau lembaga yang membutuhkan.
Program ini bertujuan mengurangi limbah tekstil, menekan emisi karbon, serta menciptakan ruang partisipasi bagi kelompok difabel melalui kegiatan produktif.
Antusiasme Warga dan Prinsip Berkelanjutan
Warga menyambut baik inisiatif ini. Reza (33), warga Tangerang Selatan, mengaku terbantu dengan keberadaan drop box karena memudahkan proses decluttering sambil berdonasi.
Ia mendukung konsep “one in, one out”: membeli satu pakaian, menyumbang satu pakaian.
Program “Menjahit Lemari” dinilai sebagai contoh inovasi sosial perkotaan yang mendukung gaya hidup berkelanjutan, inklusif, dan sadar lingkungan.
- Penulis :
- Gerry Eka








