
Pantau - Masalah punuk leher atau benjolan kecil di antara leher dan punggung atas sering dikaitkan dengan posisi tidur dan penggunaan bantal, namun para ahli menegaskan bahwa penyebabnya jauh lebih kompleks.
Bukan Hanya Soal Tidur dan Bantal
Laporan dari Hindustan Times menyebut bahwa punuk leher kini menjadi kondisi umum pada generasi yang menjalani gaya hidup sedentari atau kurang bergerak.
Punuk leher umumnya muncul sebagai tonjolan kecil akibat penumpukan jaringan lemak di area pangkal leher.
Banyak orang mengira bahwa posisi tidur yang salah atau pemakaian bantal menjadi penyebab utama, bahkan tidur tanpa bantal sering dianggap sebagai solusi.
Namun, Dr. Kunal Sood, dokter spesialis Anestesiologi dan Manajemen Nyeri Intervensional dari Maryland, menegaskan bahwa bantal bukan satu-satunya faktor penyebab punuk leher.
"Karena itu, sekadar menghilangkan bantal kemungkinan besar tidak akan menyelesaikan masalah punuk leher," ungkapnya.
Menurutnya, benjolan di leher bisa dipicu oleh beberapa hal seperti postur tubuh, ketidakseimbangan otot, keselarasan tulang belakang yang terganggu, dan kebiasaan tidur.
Salah satu pemicu yang paling umum adalah forward head posture, yaitu posisi kepala yang berada di depan bahu dalam waktu lama sepanjang hari.
Menjaga Postur Netral Adalah Kunci
Dr. Sood menjelaskan bahwa meskipun bantal memiliki peran penting, fungsinya sering disalahpahami.
Bantal yang terlalu tebal dapat mendorong kepala ke depan ke posisi fleksi, sedangkan bantal yang terlalu tipis atau tidak digunakan sama sekali bisa menyebabkan leher jatuh ke belakang dalam posisi ekstensi.
Kedua posisi tersebut mengganggu lengkungan alami tulang belakang leher dan dapat menyebabkan ketegangan sepanjang malam.
Ia menambahkan bahwa tidak ada ukuran atau jenis bantal yang ideal untuk semua orang.
"Tujuannya bukan tidur tanpa bantal, tapi menjaga keselarasan netral antara kepala, leher, dan tulang belakang," jelas Dr. Sood.
Bantal yang tepat adalah yang dapat menjaga posisi leher tetap sejajar saat tidur telentang maupun miring.
Lebih jauh, Dr. Sood menekankan bahwa kebiasaan di siang hari jauh lebih efektif dalam mengurangi punuk leher dibanding hanya mengubah posisi tidur.
Beberapa kebiasaan sehat yang disarankan meliputi membatasi waktu melihat layar ke bawah, memperkuat otot punggung atas, melakukan peregangan otot dada dan leher, serta menyesuaikan area kerja agar sejajar dengan pandangan mata.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








