
Pantau - Ahli gizi Karishmma Chawla merekomendasikan beberapa jenis beras dengan indeks glikemik rendah sebagai pilihan yang lebih ramah bagi penderita diabetes.
Indeks glikemik (GI) adalah ukuran seberapa cepat karbohidrat dalam makanan meningkatkan kadar gula darah setelah dikonsumsi.
Makanan dengan GI tinggi diserap lebih cepat dan menyebabkan lonjakan gula darah, sementara makanan dengan GI rendah dicerna lebih lambat sehingga membantu menjaga kestabilan kadar gula darah.
Jenis Beras dengan Indeks Glikemik Rendah
Karishmma Chawla menyebutkan bahwa nasi merah, beras liar, beras hitam, dan beras basmati merupakan jenis-jenis beras yang lebih aman bagi penderita diabetes.
Nasi merah memiliki GI antara 45–52 dan kaya serat, protein, serta antioksidan, yang membantu mengelola kadar gula darah, mengurangi peradangan, dan meningkatkan sensitivitas insulin.
Beras liar, yang sebenarnya merupakan sejenis biji dari tanaman rumput, memiliki GI 35–40 dan membantu mengontrol gula darah sekaligus memberikan rasa kenyang lebih lama.
Beras hitam memiliki GI 35–45 dan mengandung serat serta antioksidan tinggi yang bermanfaat mengurangi stres oksidatif, kondisi yang umum dialami penderita diabetes.
Sementara itu, beras basmati memiliki GI sedang dan tetap dianggap sebagai pilihan yang aman bagi penderita diabetes jika dikonsumsi dalam porsi yang tepat.
Alternatif Sehat dengan Rasa dan Nutrisi Tetap Terjaga
Meski memiliki GI lebih rendah, jenis-jenis beras tersebut tetap memberikan rasa dan nilai nutrisi yang baik, tanpa menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis.
"Beras dengan GI rendah bisa menjadi bagian dari pola makan sehat untuk diabetes, asalkan dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai," ungkap Karishmma Chawla.
Ia menekankan pentingnya mengontrol porsi dan memperhatikan kombinasi makanan lain guna menjaga keseimbangan gula darah secara keseluruhan.
- Penulis :
- Aditya Yohan







