
Pantau - Bursa di barat laut Turki menghadirkan paduan sejarah Kekaisaran Ottoman dan panorama alam Anatolia yang indah, hanya berjarak sekitar satu hingga tiga jam perjalanan darat dari Istanbul dengan suasana yang menenangkan.
Perjalanan menuju Bursa dari Istanbul menggunakan bus memakan waktu sekitar satu hingga tiga jam dengan lanskap yang perlahan berubah dari hiruk pikuk kota menjadi deretan pohon zaitun dan kawasan industri.
Hujan deras dan udara dingin yang menyelimuti Istanbul pada awal Februari mulai terasa menghangat ketika lanskap kota wisata itu berganti menjadi pemandangan alam sepanjang perjalanan menuju Bursa.
Sebelum dikenal sebagai pusat industri tekstil dan otomotif, Bursa merupakan kota yang kaya akan keindahan alam dan nilai sejarah.
Secara geografis, Bursa memiliki posisi unik dan menjadi salah satu kota terpenting dalam peradaban era Kekaisaran Ottoman pada tahun 1335 hingga 1360-an.
Letaknya di sisi Asia dari Laut Marmara menjadikan Bursa lebih dekat ke Asia dibandingkan Eropa meskipun termasuk wilayah Marmara yang berfungsi sebagai jembatan antar benua.
Bursa berada di Anatolia atau wilayah Turki yang lebih dekat dengan benua Asia dan kini berkembang menjadi kota modern yang tertata rapi serta berbatasan dengan dataran subur.
Di tengah arus modernisasi dan industrialisasi, bangunan peninggalan Kekaisaran Ottoman tetap berdiri kokoh dan terawat serta berpadu dengan kehidupan perkotaan masa kini.
Sebagai salah satu kota penting pada masa awal Kekaisaran Ottoman, Bursa menyimpan berbagai situs bersejarah yang menjadi saksi perkembangan peradaban pada abad ke-14.
Warisan arsitektur Ottoman masih dapat ditemukan di berbagai sudut kota dan menjadi bagian dari identitas Bursa hingga saat ini.
Kehadiran bangunan bersejarah di tengah kawasan industri dan permukiman modern menciptakan harmoni antara masa lalu dan masa kini.
Selain wisata sejarah, Bursa juga menawarkan destinasi wisata alam yang memikat seperti Gunung Uludag yang pada masa lampau dikenal sebagai Olympus Mysia atau Olympus Bithynia.
Kawasan Gunung Uludag menampilkan panorama alam yang indah dan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Ketika cuaca mulai menghangat dan salju mencair pada pertengahan Maret, Uludag berubah menjadi bentangan karpet hijau yang dipenuhi aneka bunga berwarna-warni yang cocok untuk berpiknik bersama keluarga.
- Penulis :
- Aditya Yohan







