HOME  ⁄  Lifestyle

Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng Dipadati Pengunjung di Hari Terakhir

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng Dipadati Pengunjung di Hari Terakhir
Foto: (Sumber: Warga berfoto bersama ondel-ondel dalam perhelatan Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (12/4/2026). ANTARA/Farika Nur Khotimah.)

Pantau - Perhelatan Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng dipadati pengunjung pada hari terakhir, dengan ribuan warga memanfaatkan acara sebagai ajang hiburan dan interaksi masyarakat.

Pengunjung mulai memadati lokasi sejak pukul 10.00 WIB, bahkan sebagian telah datang lebih awal.

Mayoritas pengunjung didominasi keluarga, namun kehadiran anak muda juga terlihat cukup signifikan.

Warga tampak menikmati suasana dengan menggelar tikar sambil makan bersama di area terbuka.

"Sejak pukul 9 pagi, aku sudah datang, sudah berkeliling juga, kita jajan sampai ke area perpustakaan. Antrean untuk makanan juga tadi antri banget," ujar salah satu pengunjung.

Kuliner khas Betawi seperti kerak telor dan dodol menjadi daya tarik utama, termasuk atraksi pembuatan dodol secara langsung dalam wajan besar.

Antrean panjang terlihat di berbagai stan makanan yang diserbu pengunjung.

Selain kuliner, pengunjung menikmati berbagai permainan rakyat serta pertunjukan di panggung utama.

Interaksi dengan ikon budaya seperti ondel-ondel dan Abang None Jakarta menjadi salah satu aktivitas favorit.

Tersedia pula zona tematik dari berbagai wilayah administratif Jakarta yang menampilkan kekhasan Jakarta Utara, Selatan, Timur, Barat, hingga Kepulauan Seribu.

Bazar UMKM menghadirkan beragam produk kuliner dan fesyen khas Jakarta.

Area Perpustakaan Jakarta juga menarik perhatian dengan menampilkan arsip, foto lama, serta informasi budaya Betawi.

Berbagai kegiatan interaktif seperti mewarnai untuk anak-anak turut meramaikan acara.

Pengunjung juga memanfaatkan berbagai spot foto bertema Jakarta bersama keluarga.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga upaya pelestarian budaya Betawi di tengah masyarakat.

Penulis :
Gerry Eka