HOME  ⁄  Lifestyle

Rintik Sedu Sebut Media Sosial Perkuat Literasi Generasi Muda di Era Digital

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Rintik Sedu Sebut Media Sosial Perkuat Literasi Generasi Muda di Era Digital
Foto: (Sumber: Novelis muda Nadhifa Allya Tsana yang lebih dikenal dengan nama pena "Rintik Sedu" saat menggelar wisata buku (tour book) di Makassar, Minggu (19/4/2026). ANTARA/Muh Hasanuddin.)

Pantau - Novelis muda Nadhifa Allya Tsana yang dikenal sebagai Rintik Sedu menilai media sosial berperan penting dalam mendekatkan literasi dengan generasi muda di era digital.

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam kegiatan wisata buku di Makassar pada Minggu, 19 April 2026.

Ia mengatakan, "Saya melihat literasi ini semakin dekat dengan anak anak muda dan media sosial lebih mendekatkan mereka."

Menurut Rintik Sedu, platform digital membuka akses bacaan yang lebih luas sekaligus mempermudah diskusi literasi di kalangan anak muda.

Kondisi ini membuat generasi muda lebih mudah membaca, berbagi, dan mendiskusikan karya sastra secara terbuka.

Ia menilai situasi saat ini berbeda dibandingkan awal dirinya menulis ketika komunitas literasi masih sulit ditemukan.

Kini, media sosial menjadi jembatan antara pembaca dan penulis yang membantu membangun kembali gairah literasi.

Ia mengungkapkan, "Hal ini menunjukkan bahwa karya sastra memiliki audiens yang luas dan terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi."

Rintik Sedu juga menyoroti bahwa media sosial membuka peluang interaksi langsung antara penulis dan pembaca.

Interaksi tersebut dinilai mampu memperkaya perspektif sekaligus menciptakan ekosistem literasi yang lebih inklusif dan kolaboratif.

Sejumlah karya sastra seperti Luka, Ronggeng, dan Dukuh Paruk kembali populer dan banyak dibahas di platform digital.

Ia menegaskan, "Sesama pembaca dan penulis itu harus sama sama dalam kolaborasi dan tidak boleh disimpan."

Ia berharap tren literasi di kalangan generasi muda terus meningkat seiring semakin dekatnya mereka dengan teknologi digital.

Penulis :
Gerry Eka