
Pantau - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengupayakan pembangunan Museum Syekh Yusuf yang akan menjadi Rumah Budaya Indonesia di Cape Town, Afrika Selatan, sebagai langkah memperkuat diplomasi kebudayaan, Rabu.
Proyek Museum dan Diplomasi Budaya
Fadli Zon menyatakan pembangunan museum tersebut telah dikoordinasikan dengan otoritas setempat dan Kementerian Luar Negeri serta mendapat persetujuan Presiden Prabowo Subianto.
Ia mengungkapkan, "Langkah ini telah dikoordinasikan dengan otoritas setempat serta Kementerian Luar Negeri, dan telah disetujui oleh Presiden Prabowo Subianto," ujarnya.
Menurutnya, pembangunan museum ini menjadi bagian strategi memperkuat hubungan budaya Indonesia dengan Afrika Selatan melalui figur Syekh Yusuf Al-Makassari.
Fadli juga menegaskan bahwa Syekh Yusuf merupakan tokoh penting yang memiliki pengaruh lintas negara dan sejarah perjuangan melawan penjajahan.
Peringatan 400 Tahun dan Penguatan Warisan Budaya
Pernyataan tersebut disampaikan dalam peringatan 400 tahun kelahiran Syekh Yusuf Al-Makassari di Banten yang telah masuk agenda UNESCO.
Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai program edukatif seperti diskusi intelektual, pameran manuskrip, hingga penulisan mushaf Al-Quran oleh ratusan santri.
Selain itu, Kementerian Kebudayaan juga mendorong percepatan penetapan kawasan Banten Lama sebagai Cagar Budaya Nasional untuk menjaga kelestarian warisan budaya.
Melalui langkah ini, pemerintah berharap nilai perjuangan dan pemikiran Syekh Yusuf dapat terus menginspirasi generasi muda serta memperkuat posisi Indonesia dalam diplomasi budaya global.
- Penulis :
- Aditya Yohan







