HOME  ⁄  Nasional

Viral Petugas Tol di Jatinegara Beli Takjil Pakai Kode 'Mancing Mas'

Oleh Desi Wahyuni
SHARE   :

Viral Petugas Tol di Jatinegara Beli Takjil Pakai Kode 'Mancing Mas'

Pantau.com - Petugas gerbang tol Pisangan, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, yang membeli takjil dengan kode 'mancing mas' dari atas Tol Wiyoto- Wiyono kini populer setelah aksinya viral diunggah di media sosial.

Setiap pekerjaan memiliki tingkat resikonya masing-masing yang diselipkan senang dan duka. Hal ini sedang dirasakan petugas gerbal tol di Pisangan Jakarta Timur, yang bekerja di pintu atas jalan tol, mengaku kesulitan turun kebawah jalan raya. 

Salah satu pedagang es kelapa, Saputra, yang dagangannya kerap dibeli petugas Gerbang Tol Pisangan mengaku mendapat pesanan melalui WhatsApp (WA) dari petugas tol. 

"Waktu itu pas mereka (petugas tol) mau berangkat kerja, mereka mampir minta nomor telepon saya," kata Saputra di Jakarta, Jumat, 15 April 2022.

Saputra dan petugas gerbang tol mengatur cara pembelian dengan menggunakan kode kalimat 'mancing mas' melalui pesan aplikasi WA.

"Bapak-bapak penjaga pintu tol beli untuk buka puasa. Pesan es kelapa dan mereka juga minta tolong saya belikan gorengan. Sekitar 15 menit menjelang buka mereka WA dengan kata 'mancing mas'," ujar Saputra.

Dia mengatakan, para petugas gerbang tol menggunakan cara seperti memancing. Caranya, petugas tol menjulurkan tali yang sudah diikat kantong plastik, lalu menurunkannya ke bawah. KEtika dibawah, kantong plastik diisi sesuai pesanan petugas.

Saputra mengatakan, sejak awal Ramadan 1443 Hijriah hingga kini hampir setiap hari para petugas gerbang tol Pisangan tersebut membeli takjil dengan cara memancing dari atas Tol Wiyoto Wiyono.

Dia pun tidak menyangka aksi membeli takjil itu menjadi viral dan mendapat beragam tanggapan dari pengguna media sosial.

"Mungkin mereka bingung juga karena di atas jalan tol mau buka pakai apa? Akses turun enggak ada. Saya sendiri bingung mereka naik ke atas bagaimana? Apa ada antar-jemput atau gimana?," tutur Saputra.

Penulis :
Desi Wahyuni