Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Ismail Bolong Tersenyum saat Foto Identitas Pakai Baju Oranye Khas Tahanan

Oleh renalyaarifin
SHARE   :

Ismail Bolong Tersenyum saat Foto Identitas Pakai Baju Oranye Khas Tahanan
Pantau - Mantan Sat Intelkam Polresta Samarinda, Ismail Bolong sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus tambang ilegal di Kalimantan Timur. Namanya jadi sorotan usai viral melalui video yang memperlihatkan pengakuannya soal kegiatan tambang ilegal.

Ismail mengaku memberikan setoran uang sebanyak tiga kali kepada jenderal bintang tiga Polri sebesar Rp6 miliar. Uang itu langsung diserahkan ke jenderal tersebut. Disebut jenderal itu yakni Kabareskrim Komjen Agus Ardianto.

Tak hanya menyetor ke Kabareskrim, Ismail juga mengaku memberikan uang ke Kasat Reskrim Polres Bontang AKP Asriadi sebesar Rp200 juta pada bulan Agustus 2021.

Ismail Bolong sempat mengungkapkan klarifikasi, ia mengatakan bahwa pengakuan yang viral tersebut atas tekanan dari mantan Karopaminal Mabes Polri Brigjen Hendra Kurniawan yang saat ini juga sedang tersangkut kasus obstruction of justice dalam pembunuhan berencana Brigadir J.

Kabar tersebut sontak membuat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak tinggal diam. Jenderal Sigit mengerahkan anggotanya untuk menyelidiki kasus tambang ilegal tersebut.

Kini, Penyidik Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menetapkan tiga orang sebagai tersangka kasus penambangan ilegal di Kalimantan Timur salah satunya milik Ismail Bolong.

“Ketiga tersangka, yaitu BP selaku penambang batu bara tanpa izin atau ilegal, RP sebagai kuasa direktur PT EMP, dan IB selaku Komisaris PT Energindo Mitra Pratama (EMP),” kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol. Nurul Azizah di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (8/12/2022).

Nurul menjelaskan, kasus ini berdasarkan laporan polisi nomor LP: A/0099/II/2022/SPJR Dittipiter Bareskrim Polri tanggal 23 Februari 2022 terkait dengan dugaan penambangan ilegal.

Kegiatan tambang ilegal ini telah berlangsung sejak awal November 2021. Bertempat di Terminal Khusus PT Makaramma Timur Energi (MTE) yang terletak di Kalimantan Timur.
Penulis :
renalyaarifin