
Pantau - Beredar di media sosial pria diduga Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) Fraksi PDIP, Anwar Sani Tarigan, mencuri jam tangan milik karyawan toko. Kini kasus tersebut berakhir damai.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (30/3) di toko service HP yang berada di Jalan Gatot Subroto, Kota Medan, Sumut. Narasi video viral itu enyebutkan pelaku merupakan anggota DPRD Sumut Fraksi PDIP Anwar Sani Tarigan.
Dalam video itu memperlihatkan seorang pria memakai kemeja putih dan celana hitam datang sambil memegang tas kecil. Pria itu sempat berbincang dengan salah satu pegawai.
Kemudian, ia berjalan menuju meja di dekat pintu. Lalu korban Novi meletakkan jam tangan Samsung Galaxy Watch 5 40mm miliknya di meja tersebut.
Pria berkemeja putih itu diduga mengambil jam tangan tersebut lalu langsung memasukkannya ke dalam saku celana. Setelah itu, ia berjalan ke meja lainnya sambil menunggu televisinya selesai diperbaiki.
Setelah televisinya selesai diperbaiki, ia keluar meninggalkan toko tersebut. Saat korban mengetahui jam tangannya hilang, pria kemeja putih itu sudah meninggalkan lokasi.
Korban bernama Novi melaporkan kejadian pada Sabtu (1/4). Ia menceritakan kejadian awal terduga pelaku mengambil jam tangannya saat pelaku datang hendak memperbaiki TV.
“Pelaku berinisial AS juga sudah kita mintai keterangan. Yang dapat kami sampaikan, bahwa pelaku khilaf saat berada di toko HP itu. Dia khilaf mengambil jam,” kata Kapolsek Medan Baru, Kompol Ginanjar, Senin (3/4).
Kemudian, Senin petang polisi mempertemukan pelaku dengan korban secara tertutup di Mapolsek Medan Baru. Pelaku mengembalikan jam tangan seharga Rp3,5 juta. Setelahnya, korban mencabut laporannya dan mereka sepakat berdamai.
"Saya sudah cabut laporannya. Semua masalahnya sudah clear. Terduga pelaku langsung meminta maaf kepada saya. Dan dia langsung mengembalikan jam tangannya," kata Novi.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (30/3) di toko service HP yang berada di Jalan Gatot Subroto, Kota Medan, Sumut. Narasi video viral itu enyebutkan pelaku merupakan anggota DPRD Sumut Fraksi PDIP Anwar Sani Tarigan.
Dalam video itu memperlihatkan seorang pria memakai kemeja putih dan celana hitam datang sambil memegang tas kecil. Pria itu sempat berbincang dengan salah satu pegawai.
Kemudian, ia berjalan menuju meja di dekat pintu. Lalu korban Novi meletakkan jam tangan Samsung Galaxy Watch 5 40mm miliknya di meja tersebut.
Pria berkemeja putih itu diduga mengambil jam tangan tersebut lalu langsung memasukkannya ke dalam saku celana. Setelah itu, ia berjalan ke meja lainnya sambil menunggu televisinya selesai diperbaiki.
Setelah televisinya selesai diperbaiki, ia keluar meninggalkan toko tersebut. Saat korban mengetahui jam tangannya hilang, pria kemeja putih itu sudah meninggalkan lokasi.
Korban bernama Novi melaporkan kejadian pada Sabtu (1/4). Ia menceritakan kejadian awal terduga pelaku mengambil jam tangannya saat pelaku datang hendak memperbaiki TV.
“Pelaku berinisial AS juga sudah kita mintai keterangan. Yang dapat kami sampaikan, bahwa pelaku khilaf saat berada di toko HP itu. Dia khilaf mengambil jam,” kata Kapolsek Medan Baru, Kompol Ginanjar, Senin (3/4).
Kemudian, Senin petang polisi mempertemukan pelaku dengan korban secara tertutup di Mapolsek Medan Baru. Pelaku mengembalikan jam tangan seharga Rp3,5 juta. Setelahnya, korban mencabut laporannya dan mereka sepakat berdamai.
"Saya sudah cabut laporannya. Semua masalahnya sudah clear. Terduga pelaku langsung meminta maaf kepada saya. Dan dia langsung mengembalikan jam tangannya," kata Novi.
- Penulis :
- Firdha Rizki Amalia







