Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Perempuan Berpura-pura Melayat Diduga Curi Uang Takziah di Rumah Duka Kramat Jati

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Perempuan Berpura-pura Melayat Diduga Curi Uang Takziah di Rumah Duka Kramat Jati
Foto: (Sumber : Rekaman kamera pengawasn (CCTV) pelaku lari usai mengambil uang takziah di rumah duka di Jalan Dukuh IV, Kampung Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (4/3/2026). ANTARA/Dokumentasi Pribadi..)

Pantau - Seorang perempuan diduga mencuri uang takziah dengan modus berpura-pura sebagai pelayat di sebuah rumah duka di wilayah Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin 2 Maret sekitar pukul 12.30 WIB.

Peristiwa tersebut menimpa keluarga Nyai Hasanah yang berusia 45 tahun.

Hasanah mengatakan, "Iya pelakunya perempuan, ngakunya mau melayat kenal sama kita, tau-taunya uang takziah ludes hilang ga tersisa," ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa pelaku datang sejak pagi hari ketika suasana rumah duka masih lengang dan pelayat belum ramai berdatangan.

Mertua Hasanah meninggal dunia sekitar pukul 04.00 WIB.

Pelaku datang ke rumah duka sekitar pukul 08.00 WIB dengan penampilan yang rapi sehingga tidak menimbulkan kecurigaan.

Hasanah mengatakan, "Orang-orang belum pada datang, dia sudah datang. Pakai kemeja rapi, celana, kerudung, sepatu, rapi banget. Tidak mencurigakan sama sekali. Bawa tas gede juga," ujarnya.

Pelaku diketahui bertahan di rumah duka hingga mendekati waktu pemakaman.

Selama berada di rumah tersebut perempuan itu hanya duduk dan sesekali memperhatikan situasi di sekitarnya.

Kepada keluarga korban pelaku mengaku sebagai teman kakak ipar korban.

Ia juga mengaku sebagai "teman perjuangan" ketika mengambil bantuan sosial seperti sembako dan KJP.

Karena merasa pelaku mengenal keluarganya, Hasanah tidak menaruh kecurigaan terhadap perempuan tersebut.

Pelaku kemudian melancarkan aksinya dengan alasan ingin menumpang ke toilet di dalam rumah.

Hasanah mengatakan, "Tiba-tiba dia bilang nahan pipis dari tadi. Saya bilang ya sudah ke dalam saja, walaupun berantakan. Saya percaya karena mengakunya kenal keluarga," jelasnya.

Letak toilet yang berada dekat dengan lemari penyimpanan uang takziah menjadi kesempatan bagi pelaku untuk menjalankan aksinya.

Uang takziah sebelumnya dikumpulkan dalam kantong plastik dan disimpan di lemari yang berada di lorong rumah.

Hasanah menyadari pelaku telah pergi setelah keluar dari dalam rumah.

Ia mengatakan, "Pas dia keluar, saya baru sadar orangnya sudah tidak ada. Saya langsung masuk, lemari sudah terbuka, kantong isi uang takziah hilang," ungkapnya.

Keluarga baru menyadari kehilangan uang takziah sekitar pukul 12.30 WIB.

Warga sempat mencoba mengejar pelaku namun perempuan tersebut sudah berhasil melarikan diri.

Pihak kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian untuk meminta keterangan dari korban dan sejumlah saksi.

Hasanah menyebut seluruh uang takziah yang telah terkumpul dibawa kabur oleh pelaku.

Berdasarkan informasi warga, kejadian serupa pernah terjadi sekitar dua hingga tiga tahun sebelumnya dengan ciri-ciri pelaku yang mirip.

Namun hingga saat ini belum dapat dipastikan apakah pelaku tersebut merupakan orang yang sama.

Identitas perempuan yang diduga melakukan pencurian tersebut hingga kini belum diketahui dan tidak ada warga sekitar yang mengenalinya.

Aksi pencurian tersebut juga menjadi viral di media sosial Instagram melalui akun @info_cipayung.

Dalam rekaman kamera pengawas terlihat pelaku berlari keluar setelah mengambil uang takziah dari rumah duka di Jalan Dukuh IV Kampung Dukuh Kramat Jati Jakarta Timur.

Terduga pelaku juga disebut pernah melakukan aksi serupa di beberapa lokasi lainnya.

Beberapa di antaranya terjadi di Jalan Damai Lubang Buaya pada 22 Desember 2025 serta di Jalan Bambu Kuning Bambu Apus pada 4 Februari 2026.

Keluarga korban berharap pelaku segera tertangkap agar kejadian serupa tidak terulang di rumah duka lainnya.

Penulis :
Aditya Yohan