Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

TNI Rampungkan Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Tapanuli Tengah untuk Pulihkan Akses Warga Pascabencana

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

TNI Rampungkan Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Tapanuli Tengah untuk Pulihkan Akses Warga Pascabencana
Foto: Jembatan Perintis Garuda yang telah selesai dikerjakan Satgas Gilbencal Kodam I/Bukit Barisan di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (sumber: Pendam I/Bukit Barisan)

Pantau - TNI melalui Satgas Penanggulangan Bencana Alam Kodam I/Bukit Barisan menyelesaikan pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara pada Senin, 2 Maret 2026.

Jembatan Perintis Garuda berfungsi sebagai penghubung antarlingkungan yang menghubungkan Lingkungan I, Kelurahan Bonalomban dengan Lingkungan III, Kelurahan Tukka.

Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap mengatakan, "Jembatan perintis itu menghubungkan Lingkungan I, Kelurahan Bonalomban ke Lingkungan III, Kelurahan Tukka," di Medan.

Jembatan tersebut memiliki panjang 50 meter dan lebar 1,2 meter serta menjadi akses vital bagi masyarakat setempat untuk menunjang mobilitas dan aktivitas sehari-hari.

Tahapan Pengerjaan Jembatan

Pengerjaan jembatan dilakukan secara terpadu guna mempercepat pemulihan fasilitas akses warga pascabencana di daerah tersebut.

Tahap awal meliputi pekerjaan beton dan pemasangan mal fondasi sebagai bagian dari struktur dasar.

Selanjutnya dilakukan pembuatan fondasi sebagai struktur utama penopang jembatan serta pekerjaan baja dan perakitan besi cor dalam tahapan konstruksi.

Penyelesaian fondasi aliran drainase dikerjakan di sisi kiri jembatan untuk memastikan kelancaran aliran air.

Pengecatan papan lantai dilakukan sebagai tahap akhir penyempurnaan konstruksi disertai pemasangan pagar serta fondasi pintu masuk jembatan.

Bentuk Kehadiran TNI untuk Warga

Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap menyatakan, "Selesainya pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran TNI dalam membantu percepatan pemulihan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat,".

Pembangunan jembatan dilaksanakan melalui kerja sama dan gotong royong antara Satgas Gulbencal dan warga setempat.

Ia juga menyampaikan harapan, "Kami berharap adanya jembatan itu tidak hanya mempermudah mobilitas, tapi juga mendorong kembali pertumbuhan ekonomi dan kehidupan sosial warga di wilayah itu,".

Jembatan tersebut kini kembali digunakan sebagai urat nadi penghubung aktivitas masyarakat sementara Satgas Penanggulangan Bencana Alam Kodam I/Bukit Barisan terus bekerja maksimal mempercepat penyelesaian pekerjaan pascabencana di wilayah tersebut.

Penulis :
Shila Glorya