Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

LRT Jabodebek Gangguan, Presiden Minta Masyarakat Tak Boleh Bully Produk Dalam Negeri!

Oleh Sofian Faiq
SHARE   :

LRT Jabodebek Gangguan, Presiden Minta Masyarakat Tak Boleh Bully Produk Dalam Negeri!
Foto: Presiden Jokowi (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Pantau - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi terkait adanya gangguan Light Rail Transit (LRT) Jabodebek yang belum lama di resmikannya. Jokowi meminta kepada masyarakat jangan membully produk dalam negeri sendiri.

"Ya kan sudah saya sampaikan sejak awal bahwa ini adalah pertama kali kita memiliki LRT tanpa masinis,'' ungkap Jokowi di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (31/8/2023).

"Jangan membully produk kita sendiri. Siapa lagi yang mau bangga kalau nggak kita sebagai pemakai? Ya ndak?,'' tegasnya.

Kemudian Jokowi menjelaskan bahwa untuk operasional LRT menjadi bagus membutuhkan proses yang panjang. 

Lanjut Jokowi, untuk Evaluasinya akan dilakukan oleh PT Industri Kereta Api (INKA) dan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

"Evaluasi dari INKA, evaluasi dari KAI. Tapi kalau kita nggak berani, dipikir kayak TGV, Shinkansen itu langsung jadi langsung bagus?'' tutur Jokowi.

''Itu bertahun-tahun, berpuluh tahun," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, operasional LRT Jabodebek yang diresmikan Jokowi pada 28 Agustus kemarin diwarnai gangguan. Gangguan itu di antaranya terjadi pada pintu kereta.

Dan pada gangguan lainnya adalah padamnya aliran listrik di Stasiun Halim. LRT Jabodebek juga sempat mengalami keterlambatan hingga AC sempat mati.
 

Penulis :
Sofian Faiq
Editor :
Sofian Faiq