Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Ribuan Opsetan Kupu-Kupu Asal Sultra Diekspor ke AS dan Belanda Usai Lolos Pemeriksaan Karantina

Oleh Balian Godfrey
SHARE   :

Ribuan Opsetan Kupu-Kupu Asal Sultra Diekspor ke AS dan Belanda Usai Lolos Pemeriksaan Karantina
Foto: Ribuan kupu-kupu awetan asal Sulawesi Tenggara diekspor ke Amerika Serikat dan Belanda setelah melewati proses karantina ketat(Sumber: ANTARA/HO-Karantina Sultra).

Pantau - Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Karantina Sulawesi Tenggara (Sultra) memfasilitasi ekspor sebanyak 2.416 ekor opsetan kupu-kupu ke Amerika Serikat dan 685 ekor ke Belanda setelah melalui prosedur pemeriksaan fisik dan dokumen sesuai standar negara tujuan.

Ekspor Legal Lewati Prosedur Ketat dan Dokumen Resmi

Sebelum diekspor, kupu-kupu awetan tersebut harus dinyatakan sehat dan utuh oleh petugas karantina, serta dilengkapi dengan Surat Angkut Tumbuhan dan Satwa Liar Dalam Negeri (SATS-DN) dan Luar Negeri (SATS-LN).

Prosedur karantina ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

Setelah dinyatakan layak, dokumen KH2 diterbitkan sebagai bukti bahwa komoditas telah melewati proses sanitasi produk hewan.

Selain menjaga kesehatan hewan, karantina juga berperan dalam pengawasan perdagangan tumbuhan dan satwa liar serta langka.

SATS-DN dikeluarkan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sultra, sedangkan SATS-LN diterbitkan oleh Kementerian Kehutanan RI.

Karena komoditas tersebut transit di Jakarta, pelampiran SATS-DN menjadi wajib dalam proses ekspor.

Sulawesi Tenggara Jadi Penyuplai Utama Kupu-Kupu Awetan

Sulawesi Tenggara dikenal sebagai salah satu penyuplai utama opsetan kupu-kupu ke pasar internasional.

Pada tahun 2023, ekspor serupa telah menjangkau Tiongkok, Rusia, Thailand, Kanada, Amerika Serikat, Republik Ceko, Austria, Spanyol, Belanda, Prancis, dan Belarusia.

Karantina Sultra menegaskan komitmennya untuk mendukung pelestarian dan pemanfaatan sumber daya alam hayati secara legal dan berkelanjutan.

Pihak karantina juga terus mendorong peningkatan volume ekspor dengan memastikan seluruh komoditas mematuhi standar teknis dan persyaratan legalitas ekspor.

Penulis :
Balian Godfrey