Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Ekonom: SLIK OJK bantu percepat penyaluran kredit dan cegah risiko kredit macet di tengah tekanan likuiditas.

Oleh Gian Barani
SHARE   :

Ekonom: SLIK OJK bantu percepat penyaluran kredit dan cegah risiko kredit macet di tengah tekanan likuiditas.
Foto: SLIK Dukung Penyaluran Kredit Aman dan Tepat Sasaran, Diapresiasi Ekonom sebagai Alat Penting Perbankan(Sumber: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww.)

Pantau - Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dinilai berperan penting dalam mendukung kelancaran penyaluran kredit perbankan dengan menyediakan informasi debitur (iDeb) yang akurat dan terintegrasi.

Ekonom Senior Segara Research Institute, Piter Abdullah Redjalam, menyatakan bahwa SLIK mempermudah perbankan menilai kelayakan calon debitur, mempercepat proses pemberian kredit, dan menghindari risiko kredit bermasalah yang bisa merugikan karena dana bank berasal dari masyarakat.

Kredit Melambat karena Suku Bunga Tinggi dan Likuiditas Ketat

Menurut Piter, perlambatan penyaluran kredit saat ini merupakan konsekuensi dari kondisi makroekonomi global, termasuk kebijakan suku bunga tinggi Bank Indonesia yang menekan likuiditas di sektor perbankan.

Survei Perbankan BI menunjukkan kredit baru tetap tumbuh di triwulan I 2025, meski lebih lambat dibandingkan triwulan sebelumnya. Saldo Bersih Tertimbang (SBT) turun menjadi 55,07 persen dari 97,90 persen.

Kredit modal kerja, investasi, dan konsumsi tetap mencatat pertumbuhan, tetapi lebih rendah dari triwulan IV 2024.

OJK juga mewajibkan perusahaan pegadaian dan pembiayaan UKM menjadi pelapor SLIK untuk memperluas cakupan sistem informasi ini demi mendukung penyaluran kredit yang sehat dan inklusif.

Penulis :
Gian Barani