
Pantau - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) memiliki peran strategis dalam meningkatkan kapasitas Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memperkuat struktur fiskal daerah.
"BUMD sangat diharapkan untuk menambah kapasitas pendapatan daerah supaya bisa belanjanya tidak minus. Karena banyak daerah-daerah yang belanjanya lebih tinggi dari target pendapatan (PAD)," ungkapnya.
Peran Strategis BUMD dan Kategori Kapasitas Fiskal Daerah
Mendagri menyebut keberadaan BUMD mampu membuka lapangan kerja di daerah, mendorong keterlibatan sektor swasta, serta menjadi zona penyangga (buffer zone) dalam sektor-sektor strategis, termasuk pangan.
Ia menjelaskan bahwa kapasitas fiskal daerah saat ini terbagi menjadi tiga kategori: kuat (PAD lebih dominan dibanding transfer pusat), sedang (PAD seimbang dengan transfer pusat), dan lemah (PAD lebih kecil dari transfer pusat).
BUMD dinilai berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional karena profit yang dihasilkan dapat memperkuat PAD sekaligus memberi dampak luas pada ekonomi nasional.
Evaluasi Kinerja dan Penguatan Pengawasan BUMD
Berdasarkan data Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tahun 2024, dari sektor jasa air minum dan aneka usaha, terdapat 346 BUMD berstatus sehat, 303 kurang sehat, dan 174 tidak sehat.
Tito mendorong agar BUMD yang kurang sehat dan tidak sehat melakukan berbagai terobosan.
Ia menyebut beberapa penyebab utama lemahnya kinerja BUMD, antara lain tenaga kerja yang kurang profesional dan manajemen yang belum optimal.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, kepala daerah diminta menjadi pemimpin yang andal, inovatif, dan memiliki jiwa kewirausahaan.
"Oleh karena itulah kemudian pengawasan harus lebih kuat, supervisi harus lebih kuat," tegasnya.
Kemendagri terus berupaya memperkuat pembinaan dan pengawasan terhadap BUMD, salah satunya dengan mendorong pengawasan di level eselon I.
"Oleh karena itulah kemudian saya sudah mengusulkan kepada KemenPAN-RB dan kepada Kemensetneg, untuk di Kemendagri BUMD dibentuk satu dirjen, yaitu dirjen pembinaan BUMD yang tadinya (setingkat) Kasubdit agar pembinaan pengawasan lebih fokus," ia menjelaskan.
Penghargaan untuk BUMD Berprestasi
Dalam acara Indonesia Best BUMD Awards 2025, Mendagri menyerahkan penghargaan kepada enam BUMD yang dinilai berprestasi, yaitu:
- Perumda Pengolahan Air Limbah Jaya (Perumda Paljaya)
- PT Transportasi Jakarta (Transjakarta)
- PT MRT Jakarta (Perseroda)
- PT Food Station Tjipinang Jaya
- PT LRT Jakarta
Acara tersebut turut dihadiri oleh Direktur BUMD, BLUD, dan Barang Milik Daerah Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Yudia Ramli, Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Benni Irwan, sejumlah pejabat Kemendagri, serta perwakilan BUMD dari berbagai daerah di Indonesia.
- Penulis :
- Arian Mesa








