Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Distribusi Logistik PSU Dimulai, KPU Jayapura Prioritaskan Daerah Terpencil untuk Kejar Ketepatan Waktu

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Distribusi Logistik PSU Dimulai, KPU Jayapura Prioritaskan Daerah Terpencil untuk Kejar Ketepatan Waktu
Foto: Logistik PSU pilgub Papua di Gudang Logistik KPU Kabupaten Jayapura di Jalan Raya Sentani-Hawai (sumber: ANTARA/Agustina Estevani Janggo)

Pantau - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua mulai mendistribusikan logistik Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua sejak 2 Agustus 2025.

Distribusi tahap pertama difokuskan pada distrik-distrik terjauh seperti Kaureh dan Yapsi yang memiliki tantangan geografis berat.

Ketua KPU Kabupaten Jayapura, Efra Jerianto Tunya mengungkapkan, "Distribusi logistik PSU kita mulai sejak 2 Agustus dan hari pertama kami prioritaskan untuk distrik yang paling jauh dan sulit dijangkau, agar semua bisa tepat waktu menjelang PSU 6 Agustus 2025".

Daerah Prioritas: Kaureh dan Yapsi

Distrik Kaureh dan Yapsi menjadi lokasi awal pendistribusian karena medan yang sulit dan waktu tempuh yang panjang.

KPU mempertimbangkan berbagai potensi kendala seperti cuaca ekstrem, kerusakan jalan, dan keterbatasan transportasi dalam menyusun strategi distribusi logistik.

“Logistik yang dikirim meliputi kotak suara, surat suara, bilik suara, formulir, serta perlengkapan pemungutan suara lainnya yang disesuaikan dengan jumlah pemilih di tiap TPS”, jelas Efra Jerianto.

Koordinasi Intensif dan Tahapan Lanjutan

Untuk menjamin keamanan dan ketepatan jadwal, KPU Jayapura telah menjalin koordinasi dengan aparat kepolisian, TNI, serta pemerintah daerah.

"KPU Kabupaten Jayapura telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian, TNI, serta pemerintah daerah dalam memastikan distribusi logistik PSU berlangsung aman, lancar dan sesuai jadwal", ia menambahkan.

Selain itu, pemantauan dan komunikasi dengan penyelenggara di tingkat distrik dan kampung terus dilakukan agar pergerakan logistik dapat terkontrol dan terdokumentasi dengan baik.

Setelah pendistribusian ke Kaureh dan Yapsi, logistik PSU akan dilanjutkan ke distrik lain seperti Airu, Namblong, Unurumguay, serta ke wilayah perkotaan seperti Sentani dan Waibhu.

"Dengan strategi ini kami berharap seluruh logistik PSU telah berada di lokasi masing-masing paling lambat H-1 sebelum pemungutan suara, agar pelaksanaan PSU berjalan sesuai harapan dan tahapan", ujar Efra.

Penulis :
Shila Glorya