Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Kemendes PDT Dorong Transparansi dan Inovasi Lewat Lomba Desa Digital 2025

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kemendes PDT Dorong Transparansi dan Inovasi Lewat Lomba Desa Digital 2025
Foto: (Sumber: Tangkapan layar - Kepala Pusat Pengembangan Daya Saing dan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes PDT Luthfy Latief dalam siniar BPI Kemendes PDT yang dipantau di Jakarta, Senin (1/9/2025). ANTARA/Tri Meilani Ameliya.)

Pantau - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menegaskan bahwa digitalisasi desa memberikan dampak positif dalam pelayanan publik serta memperkuat kontrol warga terhadap pemerintahan dan pembangunan desa.

"Jadi ada kontrol bagi warga terhadap penyelenggaraan pemerintahan, kegiatan-kegiatan pembangunan, dan sosial kemasyarakatan yang ada di desa," kata Kepala Pusat Pengembangan Daya Saing dan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes PDT, Luthfy Latief.

Ia mencontohkan bahwa dengan sistem digital, warga dapat memantau pemanfaatan dana desa secara langsung melalui platform daring atau laman web desa.

"Melalui digitalisasi, warga tahu desa saya ini punya dana desa sekian dan peruntukannya apa-apa saja", ungkapnya.

Lomba Desa Digital 2025: Ajang Apresiasi Inovasi Desa

Untuk mendorong optimalisasi digitalisasi di tingkat desa, Kemendes PDT melalui Badan Pengembangan dan Informasi (BPI) Desa dan Daerah Tertinggal menggelar Lomba Desa Digital Tahun 2025.

Lomba ini mengusung tema "Bangun Desa, Bangun Indonesia" dan terbuka bagi desa-desa yang telah menerapkan digitalisasi dalam aspek pemerintahan, pembinaan kemasyarakatan, pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat.

Kepala BPI Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes PDT, Mulyadin Malik, menyebut lomba ini menjadi wadah penghargaan bagi desa-desa yang berhasil menciptakan inovasi digital.

"Kegiatan ini diharapkan berdampak pada peningkatan partisipasi desa dalam mengembangkan desa digital di seluruh Indonesia sekaligus menjadi instrumen untuk mengukur perkembangan desa-desa yang telah menerapkan digitalisasi", ujarnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf