
Pantau - Basarnas Pasaman, Sumatera Barat menurunkan tim pencarian untuk menemukan kapal nelayan yang hilang kontak di perairan Pulau Pangkal Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas.
Kronologi Hilangnya Kapal Nelayan
Koordinator Pos SAR Pasaman (OSC) Novi Yurandi menyampaikan bahwa sejumlah personel telah menuju lokasi pencarian untuk menindaklanjuti laporan kehilangan kontak tersebut.
“Informasi awal yang kita peroleh kapal nelayan jenis boat tempel itu hilang kontak pada Kamis (20/11) pukul 09.00 WIB,” ungkapnya.
Data sementara menunjukkan kapal tersebut membawa enam nelayan, yaitu Zulfikar (52), Akmal Daudi (40), Mario (36), Andika Putra (26), serta dua lainnya yang masih dalam proses pendataan.
Kapal dilaporkan berangkat pada Kamis (20/11) pukul 06.30 WIB dari Pulau Tanahmasa Nias menuju Air Bangis dan diperkirakan tiba sekitar pukul 12.00 WIB, namun hilang kontak pada pukul 09.00 WIB.
Pencarian di Tengah Cuaca Buruk
Novi menambahkan bahwa tim SAR bergerak menuju lokasi pencarian pada Jumat (21/11).
“Pada Jumat (21/11) sekitar pukul 06.30 WIB kita menuju lokasi dengan kapal RIB 03 dengan enam orang petugas,” ia mengungkapkan.
Peralatan yang dibawa meliputi kapal RIB 03, Rescue car Double Cabin, peralatan air, peralatan medis, peralatan komunikasi, drone, dan perlengkapan SAR lainnya.
Cuaca diperkirakan kurang mendukung berdasarkan informasi BMKG, dengan gelombang laut 1–2,5 meter dan kondisi hujan.
Basarnas berharap proses pencarian dapat berjalan lancar meskipun kondisi cuaca kurang bersahabat.
- Penulis :
- Aditya Yohan









