Pantau Flash
HOME  ⁄  Nasional

PLTS Senilai Rp900 Miliar Dibangun di IKN untuk Wujudkan Kota Rendah Emisi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

PLTS Senilai Rp900 Miliar Dibangun di IKN untuk Wujudkan Kota Rendah Emisi
Foto: (Sumber : Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono. ANTARA/Nyaman Bagus Purwaniawan/am.

Pantau - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) senilai sekitar Rp900 miliar guna memenuhi kebutuhan energi bersih di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

PLTS Jadi Tulang Punggung Energi Hijau IKN

"Untuk pemenuhan energi bersih salah satu prioritas utama mendukung pembangunan IKN, dibangun PLTS kerja sama dengan PT NSSE (PT Nusantara Sembcorp Solar Energi)," ungkap Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono.

PLTS ini dibangun melalui kerja sama antara Otorita IKN dan PT NSSE, sebuah perusahaan joint venture milik PLN Nusantara Renewables dan SembCorp Utilities Pte. Ltd.

Pembangkit ini akan memiliki kapasitas 50 megawatt dan dibangun di kawasan dengan tingkat iradiasi terbaik di wilayah IKN.

"PLTS... diproyeksikan menghasilkan 92,8 GWh listrik per tahun," lanjut Basuki.

Ia menyatakan bahwa infrastruktur energi bersih merupakan bagian penting dari visi besar IKN sebagai kota hutan berkelanjutan yang rendah emisi dan efisien.

Basuki menambahkan, "Investasinya mencapai sekitar Rp900 miliar, untuk memperkuat upaya mewujudkan pembangunan IKN berkelanjutan, dan mengedepankan pengurangan emisi dan efisiensi energi sejak tahap awal pembangunan kota."

Dukung Target Net Zero Emission Indonesia 2060

PLTS ini dirancang menjadi salah satu sumber daya strategis dalam menyediakan pasokan listrik andal dan rendah karbon di IKN.

Basuki menyebut bahwa PLTS tersebut akan menjadi tulang punggung kelistrikan hijau di ibu kota baru.

Otorita IKN memastikan seluruh infrastruktur dikembangkan dengan prinsip rendah karbon, sebagai bentuk nyata dari transformasi energi bersih nasional.

"Pembangunan PLTS tersebut menjadi langkah konkret memperkuat ketahanan energi dan mengakselerasi transformasi menuju ekosistem kelistrikan berbasis energi hijau," ujarnya.

Kerja sama pembangunan PLTS ini juga menjadi bagian dari komitmen Indonesia dalam mencapai net zero emission pada tahun 2060.

IKN dirancang bukan hanya sebagai kota modern dan cerdas, tetapi juga sebagai simbol komitmen Indonesia terhadap pembangunan berkelanjutan dan pengurangan emisi sejak tahap awal.

Penulis :
Ahmad Yusuf