HOME  ⁄  Nasional

Longsor di Pasaman Barat, Enam Warga Masih Hilang, Akses Terputus Hambat Pencarian

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Longsor di Pasaman Barat, Enam Warga Masih Hilang, Akses Terputus Hambat Pencarian
Foto: (Sumber : Personel Tim Gabungan BPBD Pasaman Barat mencari korban longsor di Batang Tinggam, Nagari (Desa) Sinuruik, Kecamatan Talamau, Sabtu (29/11/2025). ANTARA/HO-BPBD Pasaman Barat.)

Pantau - Tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, masih terus melakukan pencarian terhadap enam warga yang tertimbun longsor di Batang Tinggam, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, sejak kejadian pada Jumat, 28 November 2025, pukul 04.00 WIB.

Akses Terputus dan Sungai Tertimbun, Alat Berat Diperlukan Segera

Kepala Pelaksana BPBD Pasaman Barat, Jhon Edwar, menyatakan bahwa upaya pencarian masih mengalami kendala serius karena akses jalan ke lokasi longsor terputus di kawasan Rimbo Kejahatan.

Kondisi ini menyulitkan pengiriman alat berat yang dibutuhkan untuk pencarian korban dan membuka material longsor yang menyumbat aliran Sungai Batang Tinggam.

"Untuk membuka aliran sungai maka diperlukan alat berat ekskavator. Kalau tidak ada halangan hari ini ekskavator turun ke lokasi," ujar Jhon.

Longsor tersebut menyebabkan dua rumah warga tertimbun, menimbun aliran sungai dan merusak lahan pertanian di sekitarnya.

Material longsoran diperkirakan membentang sepanjang 600 meter dengan ketinggian sekitar 10 meter.

Satu korban selamat bernama Rendi telah berhasil dievakuasi dan saat ini menjalani perawatan di Puskesmas Talu, Kecamatan Talamau.

Enam Korban Hilang dan Puluhan Warga Mengungsi

Enam korban yang masih dalam pencarian adalah Yelma Yunita, Rafael, Diam Fernada, Inur, Siam, dan Zahra.

Sementara itu, sebanyak 96 warga dari sekitar lokasi bencana telah dievakuasi dan mengungsi ke tempat aman di wilayah Batas Semut, Nagari Sinuruik.

BPBD mengimbau masyarakat untuk tidak berada di sekitar perbukitan dalam waktu dekat, mengingat kawasan tersebut masih rawan terjadi longsor susulan.

Penulis :
Aditya Yohan