Pantau Flash
HOME  ⁄  Nasional

Kemenparekraf Luncurkan Inisiatif 1000 Diaspora Kreatif untuk Dorong Industri Kreatif ke Pasar Global

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kemenparekraf Luncurkan Inisiatif 1000 Diaspora Kreatif untuk Dorong Industri Kreatif ke Pasar Global
Foto: (Sumber : (ki-ka) Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Sekretaris Kementerian Ekonomi Kreatif Dessy Ruhati, President IDN Global Nathalia Widjaja, dan pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal dalam acara penandatanganan nota kesepahaman terkait inisiatif 1000 Diaspora Kreatif di sela-sela Conference on Indonesian Foreign Policy (CIFP) 2025 di Jakarta, Sabtu (29/11/2025). (ANTARA/Kuntum Riswan).)

Pantau - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bekerja sama dengan Indonesian Diaspora Network (IDN) Global meluncurkan inisiatif 1000 Diaspora Kreatif untuk memetakan dan mengoptimalkan peran talenta kreatif Indonesia di luar negeri dalam mendorong pengembangan industri kreatif nasional.

Kolaborasi Strategis untuk Dukung Program Presiden

Peluncuran inisiatif ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Sekretaris Kemenparekraf, Dessy Ruhati, dan President IDN Global, Nathalia Widjaja, yang disaksikan langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya.

Penandatanganan berlangsung di sela-sela Conference on Indonesian Foreign Policy (CIFP) 2025 di Jakarta pada Sabtu, 29 November 2025.

Menteri Teuku Riefky menyampaikan bahwa inisiatif ini sejalan dengan program Presiden Prabowo dalam mendorong kemajuan ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional.

Ia menjelaskan bahwa terdapat 17 subsektor ekonomi kreatif, mencakup sektor berbasis budaya, desain, media, digital, dan teknologi.

“Bagaimana agar diaspora kita yang ada di luar yang mempunyai kemampuan kreatif ini bisa semakin mendunia. Tetapi di sisi lain, bagaimana para kreator-kreator Indonesia dari ekonomi kreatif ini juga dengan bantuan teman-teman diaspora juga bisa masuk ke akses pasar di berbagai belahan dunia,” ungkapnya.

Melalui inisiatif 1000 Diaspora Kreatif, diharapkan diaspora Indonesia dapat meningkatkan kapabilitasnya dan sekaligus menjadi penghubung antara kreator dalam negeri dengan pasar global.

Platform Digital Diaspora Kreatif Segera Diluncurkan

President IDN Global, Nathalia Widjaja, menyatakan komitmen organisasinya dalam mendukung pembangunan ekonomi kreatif Indonesia.

IDN Global saat ini memiliki lebih dari 50 chapter di berbagai negara dan lima benua.

Sebagai bagian dari inisiatif ini, Kemenparekraf dan IDN Global akan mengembangkan platform digital khusus untuk mendaftarkan diaspora kreatif, memetakan bidang keahlian mereka, serta menghubungkan mereka dengan sesama diaspora dan pemerintah.

Platform ini juga akan menjadi pusat kolaborasi, pengakuan, dan keterlibatan diaspora dalam penyusunan kebijakan nasional di bidang ekonomi kreatif.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, hingga Oktober 2025, ekspor sektor ekonomi kreatif telah melampaui 100% dari target tahunan.

Sektor ini juga menyumbang sekitar 13% dari total ekspor non-migas Indonesia dan telah menyerap tenaga kerja sebanyak 27,4 juta orang, melebihi target 25,5 juta.

Kemenparekraf berharap inisiatif 1000 Diaspora Kreatif dapat memperkuat peran diaspora sebagai jembatan internasional bagi industri kreatif Indonesia yang terus berkembang.

Penulis :
Aditya Yohan