Pantau Flash
HOME  ⁄  Nasional

Distribusi Bantuan Bencana Aceh Dipercepat, BNPB Gunakan Jalur Darat, Laut, dan Udara

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Distribusi Bantuan Bencana Aceh Dipercepat, BNPB Gunakan Jalur Darat, Laut, dan Udara
Foto: Petugas memasukkan bantuan logistik ke dalam pesawat Cessna PK SNG di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), kabupaten Aceh Besar, Aceh, Sabtu 29/11/2025 (sumber: ANTARA FOTO/Ampelsa)

Pantau - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempercepat distribusi logistik dan peralatan ke wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh melalui jalur darat, laut, dan udara.

Bantuan Dikirim dari Banda Aceh dan Medan

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyatakan bahwa bantuan dikirim dari dua titik utama, yaitu Banda Aceh dan Kota Medan.

"Wilayah yang masih terisolasi akibat akses transportasi terputus menjadi prioritas pengiriman bantuan," ungkapnya.

Rute yang tidak bisa dilalui kendaraan darat dialihkan menggunakan jalur laut, baik dari Banda Aceh maupun Medan.

BNPB mengerahkan kapal Express Bahari untuk menyalurkan bantuan ke wilayah Lhokseumawe, Langsa, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang.

Sementara itu, moda udara seperti pesawat caravan dan helikopter digunakan untuk menjangkau daerah yang belum dapat diakses melalui darat maupun laut.

Armada udara berasal dari TNI AU, TNI AL, TNI AD, serta dua helikopter milik BNPB.

Distribusi Simultan untuk Pemenuhan Kebutuhan Dasar

Pengiriman bantuan melalui jalur darat telah dimulai sejak Jumat, 28 November 2025.

Wilayah yang telah menerima bantuan darat meliputi Kabupaten Pidie Jaya, Pidie, Bireuen, Aceh Besar, dan Aceh Barat.

Bantuan yang dikirim meliputi 200 paket sembako, 200 bungkus makanan siap saji, 100 paket hygiene kit, 200 kasur lipat, 100 paket alat kebersihan, 100 selimut, dan 100 matras.

Selain itu, perlengkapan tambahan seperti perangkat satelit internet Starlink, genset, dan perahu juga disalurkan.

BNPB menegaskan bahwa semua jalur distribusi dilakukan secara simultan untuk mempercepat penyaluran bantuan ke masyarakat terdampak.

"Prioritas utama distribusi adalah pemenuhan kebutuhan dasar dan pemulihan akses bagi warga terdampak," ia mengungkapkan.

Hingga berita ini diturunkan, proses distribusi masih berlangsung melalui kombinasi tiga moda transportasi.

Penulis :
Leon Weldrick