
Pantau - Majelis Ulama Indonesia (MUI) tengah menyiapkan paket bantuan senilai sekitar Rp1,5 miliar untuk korban bencana alam di beberapa wilayah, termasuk banjir di Sumatera dan erupsi Gunung Semeru.
Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Penanggulangan Bencana MUI, Mabroer MS, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian atas musibah yang melanda sejumlah daerah.
"Untuk ikut merasakan duka yang mendalam atas musibah Sumatera, MUI tengah menyiapkan paket bantuan ke beberapa lokasi dengan menjalin kerja sama posko setempat", ungkapnya.
Identifikasi Kebutuhan dan Penyaluran Bantuan
Saat ini, MUI sedang melakukan identifikasi kebutuhan mendesak para korban, antara lain peralatan salat, sembako, selimut, dan makanan instan.
Bantuan tersebut berasal dari berbagai elemen masyarakat yang telah menitipkannya melalui MUI.
"Alhamdulillah, kami dari MUI telah mendapatkan kepercayaan masyarakat yang ingin berpartisipasi sehingga dalam waktu dekat akan segera menyalurkan bantuan senilai kurang lebih Rp1,5 miliar dan semua itu akan diwujudkan dalam bentuk barang", ia menambahkan.
Karena banyaknya masyarakat yang ingin berdonasi, MUI membuka rekening donasi atas nama Majelis Ulama Indonesia dengan nomor rekening 1019188560.
Nomor rekening tersebut akan diumumkan secara resmi melalui situs web MUI di alamat MUI.OR.ID.
Imbauan Spiritual dan Pemanfaatan Sarana Keagamaan
MUI juga mengimbau umat Islam untuk melaksanakan Shalat Ghaib dan membaca doa Qunut Nazilah bagi para korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan wilayah terdampak lainnya.
Selain itu, MUI mengajak masjid, mushala, pondok pesantren, dan sekolah di daerah yang tidak terdampak bencana untuk dimanfaatkan sebagai pusat pengungsian sementara, trauma healing, pendampingan psikososial, serta kegiatan muhasabah dan zikir.
"Semoga seluruh bantuan para donatur dapat meringankan beban para korban. Kami juga sadar bahwa bantuan ini tidak akan bisa memenuhi seluruh kebutuhan korban, oleh karena itu kami berharap partisipasi seluruh masyarakat dengan caranya masing-masing dan tidak harus melalui kami", ujar Mabroer.
Masyarakat juga disarankan untuk menyalurkan bantuan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) atau organisasi kemasyarakatan Islam lainnya sebagai bentuk solidaritas dan empati kemanusiaan yang bernilai ibadah di sisi Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
- Penulis :
- Gerry Eka







