Pantau Flash
HOME  ⁄  Nasional

Kemendikdasmen Salurkan Rp4 Miliar untuk Dukungan Belajar di Daerah Terdampak Bencana Sumatera dan Jawa

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Kemendikdasmen Salurkan Rp4 Miliar untuk Dukungan Belajar di Daerah Terdampak Bencana Sumatera dan Jawa
Foto: (Sumber: Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti di Jakarta pada Minggu malam (30/11/2025) mengatakan pihaknya telah mendirikan ruang kelas darurat di beberapa wilayah yang mengalami bencana alam. ANTARA/HO-Humas Kemendikdasmen.)

Pantau - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyalurkan dana tanggap darurat tahap awal sekitar Rp4 miliar untuk mendukung keberlangsungan kegiatan belajar di wilayah Sumatera dan Jawa pasca-bencana.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan mitigasi dan pemetaan di sejumlah daerah terdampak, termasuk Aceh, Sumatera Utara, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

"Kami sudah melakukan mitigasi dan melakukan pemetaan, tidak hanya Aceh dan Sumatra Utara, tetapi juga di beberapa tempat di Jawa Timur, dan Jawa Tengah," ungkapnya.

Sebagai bagian dari respons cepat, Kemendikdasmen telah mendirikan tenda-tenda darurat di beberapa lokasi serta menyiapkan alokasi dana tanggap darurat tahap pertama lebih dari Rp4 miliar.

Dukungan Darurat untuk Fasilitas Belajar

Kemendikdasmen juga menggalang bantuan tambahan dan memastikan proses pembelajaran tetap berjalan di wilayah yang terdampak banjir.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen Suharti menjelaskan bahwa proses pendataan kebutuhan masih berlangsung.

"Kami menunggu info datanya, jika sudah, ada maka bisa kami proses pengirimannya. Kami juga terus berkoordinasi dengan Sekretariat Nasional Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB)," ujarnya.

Bantuan darurat yang disiapkan terdiri dari 126 unit tenda ruang kelas darurat, 120 paket perlengkapan belajar siswa, bantuan Peningkatan Mutu Pembelajaran senilai Rp25 juta per voucher, 20 paket bantuan operasional SPAB, serta dua paket bantuan psikososial senilai Rp50 juta per paket.

Selain itu, Kemendikdasmen menyalurkan 20.000 eksemplar buku teks, 15.000 eksemplar buku non-teks, dan merencanakan pengadaan 50.000 eksemplar gabungan buku.

"Kemendikdasmen juga siap memprioritaskan program revitalisasi tahun 2026 untuk daerah terdampak bencana," tambah Suharti.

Lebih dari Seribu Satuan Pendidikan Terdampak

Berdasarkan data per 30 November 2025, total satuan pendidikan terdampak bencana mencapai 1.009 unit di beberapa provinsi.

Di Provinsi Aceh terdapat 57 PAUD, 91 SD, 55 SMP, 65 SMA, 34 SMK, 1 PKBM/SKB, dan 7 SLB.

Provinsi Sumatera Utara mencatat 76 PAUD, 199 SD, 92 SMP, 11 SMA, 6 SMK, dan 1 SLB.

Sementara itu, di Provinsi Sumatera Barat tercatat 51 PAUD, 63 SD, 71 SMP, 20 SMA, 1 SMK, dan 8 SLB terdampak.

Penulis :
Gerry Eka