
Pantau - Pertamina Fuel Terminal (FT) Siak dan FT Jambi mengirim bantuan distribusi BBM dan LPG ke sejumlah wilayah terdampak bencana di Sumatera Barat menyusul terputusnya akses jalan nasional Padang – Bukittinggi akibat banjir dan longsor.
Bantuan ini dilakukan sebagai bagian dari skema alih distribusi untuk menjaga ketersediaan energi di wilayah Sumbar yang mengalami keterisolasian logistik.
"Pertamina melakukan berbagai upaya menjaga distribusi BBM dan LPG agar tetap aman di tengah bencana alam di Sumbar, salah satunya skema alih distribusi perbantuan dari Fuel Terminal Siak dan Jambi, untuk membantu distribusi dari Teluk Kabung Padang," ujar perwakilan Pertamina.
Distribusi BBM Ditambah 17 Mobil Tangki, Kawal Patwal
Jalur distribusi utama seperti Padang – Bukittinggi dan Padang – Malalak – Bukittinggi tidak dapat dilalui akibat kerusakan parah.
Saat ini, jalur Sitinjau Lauik menjadi satu-satunya akses darat, meski memerlukan waktu tempuh lebih lama.
Pertamina menambahkan 17 unit mobil tangki BBM masing-masing berkapasitas 16.000 liter, sehingga total daya angkut mencapai 272.000 liter.
Untuk Kabupaten Pasaman, kapasitas pengiriman disesuaikan menggunakan tangki berukuran 8.000 liter.
Seluruh armada pengangkut BBM dikawal oleh patroli (patwal) demi menjamin kelancaran distribusi ke SPBU dan wilayah tujuan.
Gunakan Perahu ke Wilayah Terisolasi, Salurkan LPG dan Bantuan Kemanusiaan
Perbantuan distribusi LPG juga dilakukan ke SPBE di wilayah utara Sumbar, seperti Kabupaten 50 Kota dan Payakumbuh, dengan pengiriman dari Integrated Terminal Dumai.
Untuk wilayah yang benar-benar terisolasi seperti Paninggahan dan Muaro Pingai di Kabupaten Solok, serta Tiku di Kabupaten Agam, distribusi tabung LPG 3 kg dilakukan menggunakan perahu.
Pengangkutan LPG ke SPBE dilakukan bahkan di hari Minggu yang seharusnya non-operasional, demi menjaga pasokan bagi masyarakat terdampak.
Seperti distribusi BBM, armada pengangkut LPG juga mendapat pengawalan dari petugas patroli.
Melalui program Pertamina Peduli, Pertamina Patra Niaga Sales Area Sumbar dan Integrated Terminal Teluk Kabung menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp100 juta melalui posko BPBD Sumbar.
Bantuan tersebut meliputi biskuit, vitamin, obat-obatan, kasur, air mineral, mie instan, beras, minyak, selimut, popok bayi, perlengkapan mandi, dan kebutuhan dasar lainnya.
- Penulis :
- Gerry Eka







