Pantau Flash
HOME  ⁄  Nasional

Kemenkes Tegaskan Vaksin Flu Saat Ini Efektif Lawan Influenza A H3N2 Subklade K

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Kemenkes Tegaskan Vaksin Flu Saat Ini Efektif Lawan Influenza A H3N2 Subklade K
Foto: (Sumber: Tangkapan layar - Juru Bicara Kementerian Kesehatan Widyawati. ANTARA/HO-Kementerian Kesehatan (Kemenkes)/pri.)

Pantau - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan bahwa vaksin influenza yang tersedia saat ini tetap efektif untuk mengurangi risiko gejala berat, rawat inap, dan kematian akibat virus influenza A (H3N2), termasuk subklade K yang belakangan menjadi perhatian global.

Pernyataan ini disampaikan sebagai respons terhadap pemberitaan situasi influenza A(H3N2) subklade K yang beredar di berbagai media.

“Gejala umumnya seperti flu musiman, yaitu demam, batuk, pilek, sakit kepala, nyeri tenggorokan,” jelas Juru Bicara Kemenkes, Widyawati.

Subklade K Terpantau Global, Termasuk di Indonesia

Menurut data dari WHO dan analisis epidemiologi terbaru, subklade K tidak menunjukkan adanya peningkatan keparahan dibanding varian influenza lainnya.

Pemerintah tetap menjalankan sistem surveilans, pelaporan, serta menyiapkan kebijakan dan upaya penanganan sesuai perkembangan situasi.

Secara global, kasus influenza A (H3) mulai meningkat di Amerika Serikat sejak minggu ke-40 tahun 2025, dengan total 1.127 kasus dilaporkan.

Di Asia, subklade K telah terdeteksi sejak minggu ke-30 tahun 2025 di China, Korea, Jepang, Singapura, dan Thailand.

Meski sempat dominan, tren kasus di negara-negara tersebut telah menurun dalam dua bulan terakhir.

Di Indonesia, varian dominan saat ini juga adalah influenza A (H3), termasuk subklade K.

Hasil Whole Genome Sequencing (WGS) pada 25 Desember 2025 menunjukkan bahwa subklade K telah terdeteksi sejak Agustus 2025.

Data diperoleh dari 88 titik surveilans sentinel ILI dan SARI di seluruh Indonesia.

Hingga akhir Desember 2025, tercatat 62 kasus di 8 provinsi, dengan sebaran terbanyak di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat.

Sebanyak 64 persen kasus terjadi pada perempuan, sementara 35 persen di antaranya adalah anak usia 1–10 tahun.

Dari 843 spesimen positif influenza, WGS dilakukan pada 348 sampel.

Hasilnya: 44% tipe A(H1), 49% tipe A(H3) — dengan 36% di antaranya merupakan subklade K — dan 7% tipe B/Victoria.

Semua varian ini telah dikenal secara global dan bersirkulasi dalam sistem surveilans WHO.

Imbauan Kemenkes: Vaksinasi dan Perilaku Sehat

Kemenkes mengimbau masyarakat untuk memperkuat sistem imun dengan perilaku hidup bersih dan sehat, seperti mencuci tangan, istirahat cukup, dan makan bergizi.

Vaksinasi influenza tahunan sangat dianjurkan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit penyerta (komorbid).

Jika mengalami gejala flu, masyarakat diminta tetap di rumah, memperbanyak istirahat, menggunakan masker, dan mengonsumsi obat antivirus sesuai anjuran.

Penulis :
Gerry Eka