Pantau Flash
HOME  ⁄  Nasional

Jakarta Utara Siaga Banjir Rob Awal 2026, BPBD dan SDA Kerahkan Pompa di 12 Titik Rawan

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Jakarta Utara Siaga Banjir Rob Awal 2026, BPBD dan SDA Kerahkan Pompa di 12 Titik Rawan
Foto: (Sumber: Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara menangani banjir rob yang terjadi di Jalan RE Martadinata, Jakut, Jumat (2/1/2026). ANTARA/HO-Pemkot Jakut)

Pantau - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir rob di wilayah pesisir utara Jakarta pada 30 Desember 2025 hingga 7 Januari 2026, khususnya pada pukul 06.00 hingga 12.00 WIB saat pasang maksimum air laut.

Warga di kawasan pesisir seperti Muara Angke, Ancol, dan Marunda diimbau meningkatkan kewaspadaan serta menyiapkan langkah mitigasi pribadi untuk menghindari dampak banjir rob.

Antisipasi Pemerintah: Pompa dan Pengaturan Lalu Lintas

Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara telah menyiagakan sejumlah pompa mobile di titik-titik strategis untuk mengantisipasi genangan akibat rob.

Sebanyak 12 lokasi telah dipasangi unit pompa dengan berbagai kapasitas.

Berikut lokasi dan jumlah unit yang disiagakan:

Rumah Pompa Stasioner Muara – 2 unit Indopump

Kali Gendong Muara Angke – 2 unit HSP 20 & Inopump Putih

PLTU Muara Karang – 1 unit HSP 60

Pelabuhan Sunda Kelapa – 1 unit

Plusing Ancol – 1 unit HSP 20

Koyo Cabe Lodan – 1 unit pompa mobil

Jalan Gunung Sahari – 1 unit pompa mobil

Jalan RE Martadinata – 2 unit mobil putih

Ketel Uap – 1 unit

Marunda Pitung STIP – 1 unit

Ancol Danau – 1 unit

Ancol Dermaga 5 Marina – 1 unit HSP 60

Sementara itu, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara mengerahkan personel untuk mengatur arus lalu lintas dan menjaga keselamatan petugas SDA yang bekerja di lapangan.

"Langkah terpadu ini dilakukan untuk menjamin kelancaran lalu lintas dan keamanan selama potensi genangan berlangsung," terang perwakilan Dinas Perhubungan.

Cuaca Ekstrem dan Contoh Kejadian Awal

Potensi banjir rob meningkat akibat kombinasi cuaca ekstrem dan pasang laut tinggi yang kerap terjadi di awal tahun.

Contohnya, Jalan RE Martadinata sudah mengalami genangan akibat rob pada Jumat pagi, 2 Januari 2026.

Pemerintah mengingatkan warga untuk mengambil langkah antisipatif seperti memindahkan barang ke tempat lebih tinggi, membatasi aktivitas pagi hari di area rawan, dan terus memantau informasi dari BPBD dan BMKG.

Sinergi antarinstansi dan kesiapsiagaan warga menjadi kunci dalam menghadapi potensi banjir pesisir ini secara efektif.

Penulis :
Gerry Eka