
Pantau - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa program revitalisasi dan rehabilitasi sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB akan tetap berjalan pada tahun 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan di provinsi tersebut.
Fokus utama program ini adalah memastikan kenyamanan dan kelayakan fasilitas belajar mengajar di seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta.
"Kami menginginkan semua sekolah memiliki fasilitas sesuai dengan standar pelayanan yang baik," ujar Khofifah.
Contoh Implementasi di Malang Raya
Di wilayah Malang Raya, sebanyak 38 sekolah telah menerima manfaat program ini dengan pelaksanaan revitalisasi dan renovasi secara menyeluruh.
Fasilitas yang diperbaiki dan ditingkatkan meliputi:
Penambahan ruang kelas
Pemenuhan alat laboratorium
Perbaikan fasilitas kamar mandi
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memenuhi standar pelayanan minimal (SPM) untuk lembaga pendidikan.
Jenis Bantuan Disesuaikan Kebutuhan Sekolah
Program bantuan infrastruktur pendidikan akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing sekolah.
Beberapa jenis bantuan yang menjadi prioritas meliputi:
Pembangunan ruang kelas baru
Penambahan atau perbaikan laboratorium
Rehabilitasi bangunan sekolah yang sudah tua atau tidak layak
Didanai dari APBD dan Pusat, Pendidikan Tetap Jadi Prioritas
Skema pendanaan program ini bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur tahun 2026, dengan alokasi minimal 20 persen untuk sektor pendidikan sesuai amanat peraturan perundang-undangan.
Selain itu, dukungan juga datang dari anggaran pemerintah pusat.
Khofifah memastikan bahwa efisiensi anggaran daerah tidak akan mengurangi prioritas terhadap sektor pendidikan.
Ribuan Proposal Masuk, Penilaian Berdasarkan Urgensi
Dinas Pendidikan Jawa Timur telah menerima ribuan proposal dari berbagai sekolah sejak tahun 2025.
Proposal yang diajukan akan diseleksi dan diverifikasi oleh tim teknis, dengan mempertimbangkan tingkat urgensi serta kondisi riil bangunan dan fasilitas sekolah.
Program ini diharapkan dapat merata menyasar sekolah-sekolah yang paling membutuhkan, baik di kota maupun wilayah terpencil.
- Penulis :
- Gerry Eka








