
Pantau - Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Ruman Aceh menggelar kegiatan posko belajar di lima titik wilayah terdampak banjir bandang dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang sebagai bentuk dukungan psikososial untuk anak-anak pada akhir November 2025.
Kegiatan ini berlangsung selama lima hari dan bertujuan untuk mengembalikan semangat dan senyum anak-anak yang terdampak bencana.
Lima lokasi pelaksanaan posko belajar meliputi Desa Rantau Pauh dan Desa Durian di Kecamatan Rantau, Desa Tanjung Karang di Kecamatan Karang Baru, Desa Lubuk Sidup di Kecamatan Sekrak, serta Desa Opak di Kecamatan Bendahara.
Aktivitas Posko Belajar dan Jenis Bantuan
Di posko belajar, anak-anak diajak berkumpul, berkenalan, bercerita, serta mengikuti berbagai kegiatan kreatif seperti bermain kolase, membuat rumah tiga dimensi, dan menghias hasil karya.
Selain itu, tim posko juga membagikan berbagai titipan dari para donatur kepada anak-anak peserta.
Jenis bantuan yang disalurkan terdiri dari:
Paket belajar
Paket kebersihan
Paket hadiah
Makanan ringan racikan tim PKBM, seperti orek tempe campur kacang dan ikan teri
Total 480 paket bantuan telah dibagikan, yang terdiri atas:
240 paket belajar (buku gambar, pensil, rautan, penghapus, lem stik, bahan bermain)
120 paket kebersihan (sabun mandi, sampo, sisir, handuk, bedak, minyak kayu putih)
120 paket hadiah (selimut, sandal, masker, air mineral, permen, balon, susu UHT, biskuit)
Seorang imam masjid di salah satu desa menyampaikan apresiasi karena ini merupakan pertama kalinya kegiatan seperti ini digelar khusus untuk anak-anak pascabencana di wilayah mereka.
Anak-anak pun tampak antusias karena telah lama tidak bermain dan belajar seperti biasanya di sekolah.
Donasi dan Dukungan dari Berbagai Pihak
Seluruh paket bantuan dibeli dari donasi yang dikumpulkan oleh PKBM Ruman Aceh melalui media sosial selama satu minggu.
Biaya operasional kegiatan ditanggung dari kas internal PKBM Ruman Aceh dan dukungan khusus dari Prof. Nishi, seorang guru besar dari Universitas Kyoto, Jepang.
Donatur lainnya datang dari berbagai kalangan, di antaranya:
Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Aceh
Masjid Fatahillah Pasar Tanah Abang, Jakarta
Keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dari empat desa di Banda Aceh
Komunitas Sahabat Syurga dari Singapura
Serta 34 sahabat lainnya yang ikut berbagi melalui donasi
PKBM Ruman Aceh menyampaikan terima kasih atas seluruh dukungan dan partisipasi dari masyarakat yang telah membantu mengembalikan semangat anak-anak terdampak di Aceh Tamiang.
- Penulis :
- Gerry Eka








