Pantau Flash
HOME  ⁄  Nasional

Antisipasi Arus Balik Tahun Baru, Jasamarga Perbanyak Gardu Transaksi di GT Cikampek Utama

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Antisipasi Arus Balik Tahun Baru, Jasamarga Perbanyak Gardu Transaksi di GT Cikampek Utama
Foto: (Sumber: Antrean kendaraan di Gerbang Tol Cikampek Utama. ANTARA/HO-Jasa Marga)

Pantau - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menambah jumlah gardu transaksi arah Jakarta di Gerbang Tol Cikampek Utama guna mengantisipasi lonjakan arus balik libur Tahun Baru di ruas Tol Jakarta-Cikampek.

VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa peningkatan volume kendaraan mulai terpantau sejak pukul 14.00 WIB pada Jumat.

Pada Jumat siang, arus lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek mencapai sekitar 2.000 kendaraan per jam.

Sebagai bentuk antisipasi, JTT mulai mengoptimalkan pelayanan di Gerbang Tol Cikampek Utama sejak pukul 15.30 WIB.

18 Gardu Dikerahkan Arah Jakarta, Contraflow Diterapkan

Pengaturan operasional mencakup pengoperasian 18 gardu transaksi untuk kendaraan yang menuju arah Jakarta.

Selain itu, JTT juga mengoperasikan 12 gardu transaksi untuk arah Trans Jawa.

Langkah ini diambil guna mencegah antrean dan menjaga kelancaran proses transaksi di tengah kepadatan arus balik.

“Petugas terapkan contraflow di jalan Tol Japek pada arus balik liburan,” ujar Ria.

Pemantauan lalu lintas dilakukan secara intensif, dan JTT siap melakukan penyesuaian operasional lebih lanjut sesuai kebutuhan di lapangan.

JTT juga mengimbau para pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, memastikan saldo uang elektronik cukup sebelum memasuki gerbang tol, serta mengikuti rambu dan arahan petugas demi kelancaran bersama.

Volume Kendaraan Naik Tajam di Jalur Trans Jawa

Selama periode H-2 hingga H-1 libur Tahun Baru 2026 (30–31 Desember 2025), sebanyak 299.454 kendaraan tercatat melintasi ruas Tol Jakarta-Cikampek menuju arah timur Trans Jawa.

Jumlah ini meningkat 38,17 persen dari lalu lintas normal yang tercatat sebanyak 216.725 kendaraan.

Data ini merupakan angka kumulatif dari enam gerbang tol utama di wilayah Trans Jawa, yaitu:

Gerbang Tol Cikampek Utama (arah Trans Jawa)

Gerbang Tol Kalikangkung (arah Semarang)

Gerbang Tol Banyumanik (arah Solo)

Gerbang Tol Warugunung (arah Surabaya)

Gerbang Tol Kejapanan Utama (arah Malang)

Gerbang Tol Singosari (arah Malang)

Di Gerbang Tol Cikampek Utama saja, selama H-2 hingga H-1 Tahun Baru, tercatat 69.180 kendaraan melintas, naik 28,56 persen dibandingkan lalu lintas normal sebesar 53.811 kendaraan.

Sementara itu, untuk kendaraan dari arah timur Trans Jawa, tercatat 55.660 kendaraan, naik 9,06 persen dari kondisi normal yang berjumlah 51.038 kendaraan.

Penulis :
Gerry Eka