Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Baznas DKI Jakarta Targetkan Penghimpunan ZIS Rp450 Miliar pada 2026

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Baznas DKI Jakarta Targetkan Penghimpunan ZIS Rp450 Miliar pada 2026
Foto: (Sumber : Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kanan) menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui Baznas/Bazis Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (5/3/2026).​​​​​​​ ANTARA/HO-Baznas/Bazis DKI Jakarta.)

Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) atau Bazis Provinsi DKI Jakarta menargetkan penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp450 miliar pada tahun 2026.

Ketua Baznas atau Bazis DKI Jakarta Akhmad H Abu Bakar mengatakan target tersebut bertujuan memperluas partisipasi muzaki serta meningkatkan dampak penyaluran dana bagi masyarakat yang membutuhkan.

Target penghimpunan dana tersebut terdiri dari tunjangan kinerja daerah (TKD) sebesar Rp163,25 miliar dan non-TKD sebesar Rp286,75 miliar.

Penghimpunan ZIS 2025 Hampir Capai Target

Sepanjang tahun 2025, Baznas DKI Jakarta berhasil menghimpun dana ZIS sebesar Rp396,36 miliar.

Jumlah tersebut setara dengan 99,09 persen dari target penghimpunan dana sebesar Rp400 miliar pada tahun 2025.

Dana ZIS tahun 2025 berasal dari kontribusi TKD sebesar Rp147,85 miliar.

Sementara kontribusi dari non-TKD tercatat sebesar Rp248,50 miliar.

Dari total dana ZIS yang terkumpul pada 2025, sebanyak Rp387,67 miliar telah disalurkan untuk berbagai program.

Program tersebut mencakup bidang dakwah, ekonomi, kesehatan, pendidikan, serta sosial kemanusiaan.

Alokasi terbesar dari penyaluran dana ZIS diberikan untuk program sosial kemanusiaan.

Dorong Kebijakan Zakat Profesi di BUMD

Baznas DKI Jakarta berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat mendukung penerbitan Instruksi Gubernur mengenai kewajiban zakat profesi sebesar 2,5 persen.

Zakat profesi tersebut diharapkan dapat diterapkan bagi seluruh karyawan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Dengan adanya kebijakan tersebut, penghimpunan dana ZIS diharapkan menjadi lebih optimal.

Baznas DKI juga berharap manfaat dari dana ZIS dapat menjangkau masyarakat Jakarta secara lebih luas.

Sementara itu Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Baznas atau Bazis DKI Jakarta untuk terus melakukan inovasi dalam pengelolaan dana.

Ia juga meminta agar jangkauan manfaat dari program Baznas dapat diperluas.

Selain itu peningkatan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan dana ZIS dinilai penting agar dana yang terkumpul dapat dimanfaatkan secara maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pramono mengatakan, "Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap BAZNAS (BAZIS) dapat memastikan tidak ada warga, terutama yang tidak mampu, yang tidak dapat memenuhi kebutuhan dasarnya,".

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Tria Dianti