
Pantau - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan bahwa sejumlah objek vital di wilayah terdampak bencana di Sumatera dan Aceh mulai pulih secara bertahap.
Objek vital yang dimaksud meliputi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), jaringan listrik, serta konektivitas internet.
“Kemarin waktu saya datang dua hari lalu dengan Pak Presiden Prabowo Subianto, Alhamdulillah tiga-tiganya SPBU semua sudah on. Sudah aktif semua dan biasanya panjang antreannya, kemarin tidak, artinya cukup pasokan,” ungkap Tito.
Akses Jalan dan Listrik Mulai Tersambung
Akses jalan strategis dan jembatan di sejumlah titik lokasi bencana kini sudah mulai bisa dilalui oleh kendaraan masyarakat maupun distribusi logistik.
Jaringan listrik juga berangsur pulih, meski masih terdapat beberapa titik yang belum sepenuhnya kembali normal.
“Setelah saya cek memang karena banyak tower-tower yang tumbang. Saya masuk ke wilayah Aceh Utara, itu mungkin setiap 200 meter itu ada aliran listrik yang dari kayu, bisa dibayangkan nggak kalau seandainya itu sebagian tumbang, di kampung-kampung dua jam dari kota Lhokseumawe menuju ke Aceh Utara,” jelasnya.
Tito menyebut bahwa pemerintah telah mengerahkan seluruh komponen untuk mempercepat pemulihan pasca-bencana.
“Saya terima kasih kepada PLN, waktu saya datang ke sana handphone susah. Tapi sekarang pemerintah langsung datang untuk dihidupkan atau memulihkan semuanya,” katanya.
Fokus pada Layanan Pemerintahan dan Ekonomi Warga
Fokus utama saat ini adalah mempercepat pemulihan layanan pemerintahan daerah yang terdampak bencana.
“Bagi saya adalah dua hal untuk pemulihan, yaitu ketika kantor pemerintahan berjalan dengan normal, yang kedua adalah ekonomi berjalan yang ditandai dengan aktivitas jual-beli masyarakat. Jadi akan percepat pemulihan layanan pemerintahan daerah,” tegas Tito.
Untuk mendukung upaya tersebut, Kementerian Dalam Negeri telah mengerahkan 1.138 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sebagai tenaga bantuan.
Sebanyak 413 personel telah diberangkatkan ke Medan dan akan disusul 414 personel ke Aceh dalam waktu dekat.
- Penulis :
- Gerry Eka








