
Pantau - Kepolisian Daerah Riau memastikan arus lalu lintas di Jalur Lintas Timur (Jalintim) Sumatera, tepatnya di Desa Batu Ampar, Kabupaten Indragiri Hilir, telah kembali normal setelah ledakan dan kebakaran akibat kebocoran pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI).
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Riau, Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat, menyatakan lokasi ledakan berada sangat dekat dengan bahu jalan Jalintim.
Arus Kendaraan Sudah Lancar, Penjagaan Tetap Diperketat
Atas pertimbangan keselamatan, arus kendaraan sempat dihentikan sementara oleh pihak berwenang.
"Kendaraan, baik yang datang dari arah Riau menuju Jambi maupun dari arah sebaliknya, kini telah diperkenankan kembali melanjutkan perjalanan mereka," ungkap Taufiq.
Ia menjelaskan situasi di lapangan telah berangsur pulih dan saat ini dalam kondisi stabil.
Arus lalu lintas disebut sudah kembali normal sejak beberapa jam sebelumnya tanpa hambatan berarti bagi pengguna jalan.
Meski demikian, personel kepolisian tetap disiagakan di sekitar lokasi kejadian sebagai langkah antisipasi.
Penjagaan dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan serta menjaga stabilitas di area terdampak pascakejadian.
Polisi juga melakukan pengaturan lalu lintas secara intensif karena banyak pengendara melambatkan kendaraan untuk melihat lokasi bekas kebakaran.
"Polisi terus memberikan imbauan agar mereka tetap fokus berkendara," tambah Taufiq.
Semburan Api 15 Meter dan Penyelidikan yang Masih Berlangsung
Berdasarkan kronologi, warga sekitar pertama kali mendengar suara ledakan keras pada Jumat, 2 Januari 2026, sekitar pukul 16.00 WIB.
Ledakan diduga berasal dari pipa gas tanam dan disusul oleh semburan api setinggi 15 meter yang membakar area sekitar.
Pihak kepolisian bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan ketat guna memastikan kondisi tetap kondusif.
Penyelidikan terhadap penyebab pasti ledakan masih berlangsung dan akan terus dikembangkan.
Polda Riau menyampaikan bahwa perkembangan situasi akan diinformasikan secara berkala kepada publik.
- Penulis :
- Gerry Eka








