Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Ditpolairud Polda Aceh Bersihkan SMPN 5 Kejuruan Muda Pascabanjir, Siapkan Sekolah Sambut Semester Baru

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Ditpolairud Polda Aceh Bersihkan SMPN 5 Kejuruan Muda Pascabanjir, Siapkan Sekolah Sambut Semester Baru
Foto: (Sumber:Personel Ditpolairud Polda Aceh membersihkan sekolah terdampak banjir di Aceh Tamiang, Minggu (4/1/2025). )

Pantau - Personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Aceh melakukan aksi pembersihan sekolah terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana menjelang dimulainya semester baru pada 5 Januari 2026.

Kegiatan ini difokuskan di SMP Negeri 5 Kejuruan Muda, yang berada di wilayah hukum Polsek Simpang Kiri, Polres Aceh Tamiang.

Fokus Pembersihan Ruang Belajar dan Mushalla Sekolah

Personel Ditpolairud yang tergabung dalam Satuan Tugas Aman Nusa II Polda Aceh, membersihkan ruang kelas dan mushalla yang sempat tertimbun lumpur akibat banjir besar yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025.

"Sekolah tertimbun lumpur ketika banjir melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025. Lumpur serta sisa material banjir yang mengendap di lingkungan sekolah dibersihkan agar aktivitas belajar mengajar dapat segera kembali normal," ujar Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto.

Sebanyak 24 personel Ditpolairud diterjunkan dalam kegiatan ini.

Mereka bekerja sama dan bergotong royong membersihkan lumpur, sampah, serta material kayu yang terbawa arus banjir menggunakan peralatan sederhana.

Sinergi Polri dan Instansi Daerah dalam Aksi Kemanusiaan

Kegiatan ini juga melibatkan tim dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Aceh Tamiang yang menyemprotkan air untuk mengangkat lumpur yang menempel di lantai ruang kelas dan mushalla.

Joko Krisdiyanto menjelaskan bahwa gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan dan wujud nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat terdampak bencana.

"Sinergi lintas instansi ini membantu dan mempercepat proses pembersihan serta pemulihan fasilitas sekolah. Kami berharap sekolah ini dapat digunakan anak-anak untuk proses belajar mengajar yang dimulai 5 Januari 2026," tambahnya.

Polda Aceh berharap pemulihan pascabanjir di Kabupaten Aceh Tamiang dapat berjalan cepat dan memberikan rasa aman serta semangat baru bagi peserta didik dan guru.

Penulis :
Gerry Eka