Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Banjir, Longsor, dan Angin Kencang Terjang 13 Kecamatan di Kabupaten Serang, Ribuan Warga Terdampak

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Banjir, Longsor, dan Angin Kencang Terjang 13 Kecamatan di Kabupaten Serang, Ribuan Warga Terdampak
Foto: (Sumber: Petugas meninjau lokasi banjir di Kabupaten Serang, Banten, Senin (5/1/2026). ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Serang)

Pantau -  Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Serang mencatat bencana hidrometeorologi berupa banjir, tanah longsor, dan angin kencang melanda 13 kecamatan di Kabupaten Serang, Banten, sejak awal Januari 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang Ajat Sudrajat menyampaikan di Serang pada Senin bahwa bencana tersebut dipicu hujan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang yang terjadi secara beruntun sejak 2 Januari 2026.

"Dampaknya meluas di 20 desa pada 13 kecamatan. Total warga yang terdampak mencapai 3.514 Kepala Keluarga (KK) atau 11.700 jiwa," ujar Ajat.

Berdasarkan data BPBD hingga Senin pagi 5 Januari 2026, sebanyak 3.164 unit rumah terdampak, dengan rincian 3.145 rumah terendam banjir, 13 rumah rusak akibat longsor, dan enam rumah rusak akibat angin kencang.

Banjir tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga berdampak pada fasilitas umum berupa dua sekolah, dua masjid, dan dua mushala.

Kondisi terkini menunjukkan tinggi muka air di sejumlah lokasi berkisar antara 5 hingga 45 centimeter, sementara sebagian warga melakukan evakuasi mandiri ke rumah kerabat yang lebih aman.

Sektor pertanian turut terdampak dengan sekitar 108 hektare lahan persawahan di Kecamatan Pamarayan terendam banjir, dengan usia tanaman padi berkisar antara 0 hingga 60 hari.

Kecamatan terdampak meliputi Kibin, Kramatwatu, Padarincang, Lebakwangi, Ciruas, Tirtayasa, Pontang, Pamarayan, Mancak, Cinangka, Baros, Petir, Waringinkurung, dan Cikeusal.

BPBD Kabupaten Serang merekomendasikan penetapan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi seiring masih tingginya potensi cuaca ekstrem.

BPBD juga menyoroti kebutuhan mendesak bagi korban bencana berupa makanan siap saji, family kit, pakaian, obat-obatan, dan terpal untuk penanganan darurat.

Penulis :
Ahmad Yusuf