Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Banjir Bandang di Pulau Siau: Korban Tewas Bertambah Jadi 15 Orang, Dua Masih Hilang

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Banjir Bandang di Pulau Siau: Korban Tewas Bertambah Jadi 15 Orang, Dua Masih Hilang
Foto: Jajaran TNI, Polri dan masyarakat saat membawa jenasah korban banjir bandang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Selasa 6/1/2025 (sumber: ANTARA/Stenly Gaghunting)

Pantau - Tim gabungan dari TNI, Polri, Tim SAR, dan BPBD kembali menemukan satu korban meninggal akibat banjir bandang yang melanda Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, pada Senin (6/1) dini hari sekitar pukul 02.45 Wita.

Korban diketahui bernama Rahmon Bangsa, warga Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur.

"Korban teridentifikasi bernama Rahmon Bangsa, warga Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur (Sitim). Beliau sebelumnya dinyatakan hilang akibat banjir tersebut," ungkap salah satu petugas SAR.

Jenazah Rahmon ditemukan setelah dilakukan pencarian intensif oleh tim gabungan bersama unsur pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat setempat.

Dengan ditemukannya Rahmon, jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang ini kini mencapai 15 orang.

Penyisiran Masih Dilakukan, Dua Warga Belum Ditemukan

Tim gabungan masih terus melakukan penyisiran di beberapa titik terdampak banjir dan longsor.

Menurut laporan warga, masih ada dua orang yang belum ditemukan dan diduga terseret arus banjir.

Banjir bandang ini dipicu oleh hujan deras dengan intensitas tinggi yang menyebabkan kerusakan berat pada permukiman warga, fasilitas umum, dan akses jalan.

Sejumlah warga masih bertahan di lokasi pengungsian karena rumah mereka mengalami kerusakan parah atau tidak dapat dihuni lagi.

Pemerintah daerah bersama aparat keamanan serta instansi terkait terus memberikan dukungan logistik, layanan kesehatan, dan pendampingan psikososial bagi para pengungsi.

Kapolres Sitaro menegaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya maksimal dalam proses penanganan bencana.

"Tentu kami menyesuaikan dengan waktu tanggap darurat yang ditetapkan, namun ini akan kami maksimalkan sebaik mungkin, agar korban segera ditemukan," ia mengungkapkan.

Proses pendataan korban dan penilaian kerusakan masih terus dilakukan oleh tim di lapangan.

Daftar 15 Korban Meninggal Dunia

Kelurahan Bahu:

  1. Santi Diamanis (Perempuan)
  2. Yantje Tamalonggehe (Laki-laki)
  3. Florensi Bawolce (Perempuan)
  4. Joanita Bangsa (Perempuan)
  5. Swingly Dalending (Laki-laki)
  6. Kananta Kairi Kansil (Bayi, Laki-laki)
  7. EL Kamanang (Anak 4 tahun, Laki-laki)
  8. Fardilin Tamalonggehe (Perempuan)
  9. Rahmon Bangsa (Laki-laki)

Kampung Laghaeng:
10. Rafles Kobis (Laki-laki)
11. Hermina Maningide (Perempuan)

Kampung Batusenggo:
12. Alfian Anise (Laki-laki)
13. Priskila Saol (Perempuan)

Kampung Peling:
14. Alexius Olongsongke (Laki-laki)
15. Silvia Pamondolang (Perempuan)

Penulis :
Shila Glorya