
Pantau - Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, memberikan pengarahan kepada Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) dalam upaya membina mereka sebagai calon pemimpin masa depan bangsa.
Pengarahan tersebut berlangsung di Aula Bhinneka Tunggal Ika, Kementerian Pertahanan, Jakarta, pada Selasa (6 Januari 2026).
Dalam siaran pers resmi yang diterima pada Rabu, dijelaskan bahwa KKRI merupakan wadah strategis dalam menyiapkan benih-benih putra-putri terbaik bangsa melalui pembinaan karakter, wawasan kebangsaan, dan loyalitas terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Disiplin dan Pengabdian sebagai Landasan Kepemimpinan
Sjafrie menekankan pentingnya menanamkan cita-cita besar yang dicapai melalui proses pembelajaran, pengorbanan, dan pengabdian kepada bangsa.
"Karena tanpa disiplin, potensi dan cita-cita tidak akan tercapai secara optimal. Oleh karena itu, para kadet didorong untuk membangun kemandirian, berdiri tegak, dan berjalan dengan keyakinan dalam mengabdi," ungkapnya.
Ia juga berharap agar para kadet selalu menjaga semangat nasionalisme dan patriotisme, serta terus mengasah kemampuan diri dan memanfaatkan setiap peluang pembinaan yang diberikan negara.
Tujuannya, kata Sjafrie, adalah untuk mewujudkan Indonesia yang kuat, berwibawa, dan bermanfaat bagi seluruh rakyat.
Diikuti 58 Kadet dari Berbagai Daerah
Kegiatan pembekalan ini diikuti oleh 58 kadet KKRI, yang terdiri dari 51 kadet putra dan tujuh kadet putri.
Para kadet berasal dari latar belakang sekolah dan daerah yang beragam, termasuk Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Maluku, Papua, dan Lampung.
Keberagaman ini diharapkan menjadi kekuatan dalam mencetak pemimpin masa depan yang mampu memahami dan menjembatani berbagai kepentingan nasional.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







