
Pantau - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan dukungannya terhadap pembukaan Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Pendidikan Profesi Dokter Universitas Muhammadiyah Magelang sebagai bagian dari strategi nasional pemenuhan kebutuhan dokter di Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Budi Gunadi Sadikin di Jakarta pada Jumat 9 Januari 2026 usai peluncuran program studi yang digelar bersama pimpinan Muhammadiyah dan Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VI di Magelang, Jawa Tengah.
Menteri Kesehatan menjelaskan bahwa Indonesia masih menghadapi kekurangan dokter jika dibandingkan dengan standar global.
Ia menyebutkan rasio dokter di Indonesia saat ini berada pada kisaran 0,6 per 1.000 penduduk.
Sementara itu, rata-rata rasio dokter dunia berada di angka sekitar 1,76 per 1.000 penduduk.
Dengan jumlah penduduk sekitar 280 juta jiwa, Indonesia diperkirakan masih kekurangan sekitar 280 ribu hingga 300 ribu dokter.
Budi Gunadi Sadikin menilai penguatan pendidikan kedokteran menjadi langkah strategis untuk mengejar ketertinggalan rasio dokter nasional.
Menurutnya, upaya tersebut juga penting untuk memastikan ketersediaan tenaga medis yang merata di berbagai daerah.
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan komitmen Muhammadiyah dalam mengembangkan pendidikan kedokteran di Indonesia.
Haedar Nashir menyampaikan bahwa "bila diminta membuat fakultas kedokteran, tidak ada hambatan karena Muhammadiyah mempunyai 91 universitas", ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa yang diperlukan adalah regulasi yang adaptif sesuai kebutuhan kawasan, termasuk untuk pengembangan fakultas kedokteran gigi.
Rektor Universitas Muhammadiyah Magelang Lilik Andriyani menyatakan bahwa pembukaan Program Studi Kedokteran merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah di bidang kesehatan.
Ia menegaskan komitmen Universitas Muhammadiyah Magelang dalam menjaga mutu pendidikan kedokteran.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan tata kelola yang baik serta kerja sama berkelanjutan dengan berbagai pihak.
Lilik Andriyani berharap kehadiran Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Pendidikan Profesi Dokter Universitas Muhammadiyah Magelang dapat berkontribusi nyata dalam pemenuhan kebutuhan dokter nasional.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








